Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Minyak Dunia Mulai Melonjak

Ekonomi minyak mentah
10 Januari 2019 08:03
New York: Harga minyak melonjak pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), mengirim minyak mentah di sebuah pasar bullish untuk kenaikan 23 persen dari posisi terendah pada Desember. Kondisi itu terjadi karena persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) jatuh pekan lalu.
 
Mengutip Antara, Kamis, 10 Januari 2019, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, naik USD2,58 menjadi menetap pada USD52,36 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret, naik USD2,72 menjadi ditutup pada USD61,44 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Persediaan minyak mentah komersial AS turun 1,7 juta barel dalam pekan yang berakhir 4 Januari. Pada 439,7 juta barel, persediaan minyak mentah AS berada sekitar delapan persen di atas rata-rata lima tahun untuk sepanjang tahun ini, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan mingguan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penurunan persediaan terjadi di tengah meningkatnya impor minyak mentah, yang mencatat rata-rata 7,8 juta barel per hari pada pekan lalu, kata laporan itu. Hal itu, lebih lanjut, mengurangi kekhawatiran kelebihan pasokan di seluruh dunia.
 
Selama empat minggu terakhir, impor minyak mentah AS rata-rata mencapai sekitar 7,6 juta barel per hari, 3,6 persen lebih rendah dari periode empat minggu yang sama tahun lalu.
 
Momentum positif untuk minyak mentah juga didorong oleh pasar saham yang positif, yang terangkat oleh harapan-harapan hasil baik dari perundingan perdagangan yang baru saja selesai antara pejabat-pejabat perwakilan dagang Amerika Serikat dan Tiongkok di Beijing, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengonfirmasi.
 
"Hasil dari pembicaraan akan segera keluar," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang kepada wartawan.
 
Ia mengaku percaya jika hasil tersebut adalah hasil yang baik, tidak hanya untuk Tiongkok dan Amerika Serikat semata, tetapi juga ekonomi dunia akan mendapat keuntungan. "Pembicaraan dengan Tiongkok berjalan sangat baik!," kata Presiden AS Donald Trump dalam cuitannya tanpa memberikan rincian.
 

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif