Saham Boeing Pimpin Kejatuhan Indeks Utama AS
Ilustrasi (AFP/Eric Piermont)
New York: Saham-saham di Wall Street berakhir jauh lebih rendah pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), menghapus keuntungan besar di awal perdagangan. Hal itu karena penjualan saham-saham teknologi membebani pasar secara keseluruhan termasuk saham penerbangan.

Mengutip Antara, Selasa, 30 Oktober 2018, indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 245,39 poin atau 0,99 persen menjadi ditutup di 24.442,92 poin. Indeks S&P 500 merosot 17,44 poin atau 0,66 persen menjadi berakhir di 2.641.25 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 116,92 poin atau 1,63 persen, menjadi berakhir di 7.050,29 poin.

Indeks Dow Jones berayun lebih dari 900 poin selama sesi tersebut, dengan kenaikan 352 poin pada level tertinggi dan kerugian 566 poin pada level terendah. Saham Boeing jatuh 6,59 persen, memimpin kemunduran indeks di Dow Jones.

Saham-saham teknologi utama AS jatuh, menyeret Nasdaq lebih rendah. Saham Amazon dan Netflix masing-masing turun 6,33 persen dan 5,0 persen pada penutupan pasar. Saham produsen chip AS Nvidia juga merosot lebih dari 6,0 persen.



Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah, dengan sektor energi dan teknologi masing-masing turun 1,88 persen dan 1,81 persen, memimpin kerugian. Saham Red Hat melonjak lebih dari 45 persen setelah IBM setuju untuk membeli perusahaan perangkat lunak dan jasa itu senilai sekitar USD34 miliar.

Di sisi lain, belanja konsumen AS naik 0,4 persen pada September karena warga Amerika membelanjakan lebih banyak uang mereka untuk membeli mobil dan truk baru serta barang-barang rekreasi, Departemen Perdagangan melaporkan. Angka ini sejalan dengan konsensus pasar. Pendapatan pribadi naik lebih kecil 0,2 persen, lebih rendah dari yang diperkirakan.

Pasar saham AS telah berada di bawah tekanan sejak awal Oktober, dengan semua tiga indeks utama menurun tajam karena investor resah atas kenaikan suku bunga, ketegangan perdagangan antara Washington dan mitra dagang utamanya, serta tanda-tanda perlambatan pertumbuhan global.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id