Wall Street Berakhir Lebih Rendah
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Bursa saham Wall Street ditutup lebih rendah pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor mencerna sekumpulan laba perusahaan serta data ekonomi. Sejauh ini, investor masih mencermati efek dari perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 21 Juli 2018, indeks Dow Jones Industrial Average turun 6,38 poin atau 0,03 persen menjadi 25.058,12. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 2,66 poin atau 0,09 persen menjadi 2.801,83. Indeks Nasdaq Composite turun 5,10 poin atau 0,07 persen menjadi 7,820.20.

General Electric membukukan laba kuartal kedua per saham dan pendapatan yang keduanya mengalahkan ekspektasi analis. Perusahaan juga menegaskan kembali prospek keuangan untuk tahun ini dengan mengatakan pihaknya terus mengharapkan laba setahun penuh bisa naik dari USD1 ke USD1,07 per saham.



Selain itu, Microsoft membukukan hasil kuartalan yang kuat dengan laba per saham, tidak termasuk barang-barang tertentu, mencapai USD1,13 per saham. Pendapatannya mencapai USD30,09 miliar atau melampaui perkiraan Wall Street.

Di sisi ekonomi, investor terus merefleksikan laporan klaim pengangguran mingguan. Klaim pengangguran mingguan AS turun ke level terendah sejak 1969. Dalam pekan yang berakhir 14 Juli, angka awal untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman adalah 207.000, penurunan sebanyak 8.000 dari tingkat revisi minggu sebelumnya.

Tingkat minggu sebelumnya direvisi naik 1.000 dari 214.000 menjadi 215.000, kata Departemen Tenaga Kerja AS. Rata-rata pergerakan empat minggu adalah 220.500, penurunan 2,750 dari rata-rata revisi minggu sebelumnya. Rata-rata minggu sebelumnya direvisi naik 250 menjadi 223.250.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id