Pelemahan Harga Emas Berlanjut di Perdagangan Asia

Ade Hapsari Lestarini 13 Juni 2018 10:47 WIB
harga emas
Pelemahan Harga Emas Berlanjut di Perdagangan Asia
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: Pelemahan harga emas berpotensi berlanjut di sesi perdagangan Asia. Investasi logam mulia ini mengincar support di level USD1.290 di tengah menguatnya ekspektasi Fed akan menaikkan suku bunganya.

"Rentang perdagangan potensial sesi perdagangan Asia berada di USD1.290-USD1.300," tutur Analis Monex Investindo Futures dalam analisanya, Rabu, 13 Juni 2018.

Menguatnya dolar AS yang dipicu serangkaian sentimen positif menjelang keputusan Fed telah membuat harga emas ditutup turun 0,3 persen di level USD1.295,97 pada perdagangan Selasa. Harga saat penulisan USD1.295,44.

Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun di bawah USD1.300 per ons pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Harga jatuh setelah pertemuan yang sangat dinanti-nantikan antara pemimpin tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Singapura berakhir.

Mengutip Antara, harga emas tergelincir menjelang perkiraan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD3,8 atau 0,29 persen menjadi ditutup di USD1.299,4 per ons.

Sementara logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 6,1 sen AS atau 0,36 persen menjadi menetap di USD16,891 per ons. Sedangkan platinum untuk penyerahan Juli turun USD4,9 atau 0,54 persen menjadi ditutup pada USD901,5 per ons.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id