USD Tumbang di Tengah Harapan Brexit
Ilustrasi (MI/SUSANTO)
New York: Indeks dolar Amerika Serikat (USD) tumbang terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), di tengah harapan bahwa kesepakatan Brexit dapat disepakati dalam waktu enam hingga delapan minggu mendatang.

Mengutip Xinhua, Selasa, 11 September 2018, indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun 0,22 persen menjadi 95,1475 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1596 dari USD1,1566 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3028 dari USD1,2924 pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, dolar Australia naik menjadi USD0,7110 dibandingkan dengan USD0,7109. Sedangkan USD membeli 111,21 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 111,05 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik ke 0,9748 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9687 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3157 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3172 dolar Kanada.

Perkiraan garis waktu terkait kesepakatan Brexit datang dari Kepala Perunding Uni Eropa Michel Barnier pada sebuah konferensi di Slovenia, yang membantu menenangkan ketakutan investor bahwa Inggris dapat berpisah dari benua itu pada Maret 2019 tanpa ada kesepakatan, menurut laporan media.

Namun, Barnier juga menunjukkan bahwa sejumlah masalah masih membutuhkan penyelesaian. Mengikuti berita, pound Inggris dan euro naik tajam terhadap USD dan menempatkan greenback di bawah tekanan. Tidak ada data ekonomi utama yang akan keluar pada Senin.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 59,47 poin atau 0,23 persen menjadi 25.857,07. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 5,45 poin atau 0,19 persen menjadi 2.877,13. Indeks Nasdaq Composite naik 21,62 poin atau 0,27 persen menjadi 7.924,16.

Nike dan Home Depot termasuk di antara para pemenang di indeks Dow Jones. Saham kedua perusahaan naik lebih dari dua persen pada penutupan. UnitedHealth dan Boeing berkinerja buruk, dengan saham perusahaan masing-masing meluncur 3,19 persen dan 2,12 persen.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id