Ilustrasi (THOMAS SAMSON/AFP)
Ilustrasi (THOMAS SAMSON/AFP)

Persediaan Minyak Mentah AS Meningkat 6,81 Juta Barel

Ekonomi minyak mentah ekonomi amerika
Angga Bratadharma • 04 Mei 2019 12:01
Houston: The American Petroleum Institute (API) melaporkan adanya peningkatan persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) sebesar 6,81 juta barel untuk pekan yang berakhir 26 April. Kenaikan stok ini pada akhirnya bisa memberikan efek terhadap pergerakan harga minyak dunia, sejalan dengan pemangkasan yang dilakukan oleh OPEC.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 4 Mei 2019, pada minggu sebelumnya yang berakhir 19 April, API melaporkan peningkatan persediaan minyak mentah 6,90 juta barel. Sedangkan Administrasi Informasi Energi (EIA) AS melaporkan peningkatan 5,5 juta barel persediaan minyak mentah untuk minggu ini.
 
EIA akan merilis data persediaan minyak mentah dan pasar memperkirakan akan tumbuh sebesar 1,49 juta barel. Harga minyak masih naik dan turun karena investor terus mengawasi volatilitas politik yang sedang berlangsung di Venezuela. Tentu ada harapan agar persoalan politik ini segera selesai dalam waktu dekat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Amerika Serikat akan berusaha menstabilkan pasar minyak global. Langkah itu dilakukan setelah Washington memutuskan untuk tidak memberikan keringanan sanksi terkait pembelian minyak Iran.
 
"Kami yakin kami dapat memastikan pasar dipasok secara memadai. Kami terus bekerja untuk itu. Amerika Serikat akan bekerja sama dengan pemasok alternatif lain di dalam dan luar negeri dalam masalah ini," katanya, kepada hadirin dalam sebuah acara yang digelar oleh gerai berita The Hill.
 
Pemerintah Trump mengumumkan pada 22 April bahwa sanksi-sanksi AS akan diterapkan kembali pada semua negara yang mengimpor minyak Iran mulai 2 Mei, yang menyebabkan turbulensi di pasar minyak global. Trump juga mendesak Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan pemasok minyak utama Arab Saudi, untuk menurunkan harga minyak.
 
"Harga bensin turun. Saya menelepon OPEC, saya bilang Anda harus menurunkannya. Anda harus menurunkannya," kata Trump kepada wartawan dalam perjalanan ke sebuah acara di Indianapolis, menurut media setempat. Para analis mencatat bahwa upaya Trump sebelumnya untuk menekan harga bensin turun telah diikuti oleh harga tinggi baru.
 
Washington pada November tahun lalu membatalkan kembali sanksi-sanksi terhadap industri-industri perbankan, energi dan pengiriman (pengapalan) Teheran sambil memberikan keringanan 180 hari kepada delapan pembeli minyak utama Iran untuk menstabilkan pasar energi global.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif