Indeks Utama AS Bervariasi Usai Suku Bunga Tetap
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena investor mengalihkan fokus mereka dari pemilu sela ke kebijakan moneter bank sentral. Sejauh ini, Federal Reserve tetap pada jalur untuk kembali menaikkan suku bunga acuan di Desember 2018.

Mengutip Xinhua, Jumat, 9 November 2018, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat sebanyak 10,92 poin atau 0,04 persen menjadi 26.191,22. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 7,06 poin atau 0,25 persen menjadi 2.806,83. Indeks Nasdaq Composite turun 39,87 poin atau 0,53 persen menjadi 7.530,88.

Bank sentral memutuskan untuk tidak mengubah tingkat suku bunga acuan setelah pertemuan dua hari berakhir pada Kamis waktu setempat. The Fed dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa pertumbuhan investasi tetap bisnis telah memoderasi dari kecepatannya yang cepat pada awal tahun, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

The Fed telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali di tahun ini dan sebagian besar pasar mengharapkan kenaikan lain sebelum akhir tahun. Kekhawatiran tentang laju kenaikan suku bunga menyebabkan volatilitas pasar pada bulan lalu. Indeks saham utama telah membukukan kenaikan tajam setelah pemilihan paruh sela AS.

Investor menjadi bullish setelah hasil pemilu karena mereka percaya bahwa kemacetan di Washington akan membantu pergerakan pasar. Mereka mengharapkan kebijakan pro-bisnis Presiden AS Donald Trump tetap dilanjutkan. Di sisi lain, Kongres perlu memberikan pemeriksaan kekuasaan yang lebih besar lantaran Demokrat mengambil kendali DPR.

Di sisi lain, Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan, sejalan dengan ekspektasi pasar. Meski demikian, bank sentral Amerika Serikat (AS) ini tetap berada di jalur untuk menaikkan suku bunga acuan satu kali lagi di Desember.

"The Fed memutuskan untuk mempertahankan kisaran target untuk tingkat suku bunga pada 2-2,25 persen," ungkap the Fed, dalam sebuah pernyataan setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari.

Federal Reserve menilai pasar tenaga kerja AS terus menguat dan kegiatan ekonomi telah meningkat pada tingkat yang kuat sejak pertemuan kebijakan terakhir pada September, ketika menaikkan suku bunga acuan untuk ketiga kalinya pada tahun ini.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id