Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP Photo/Rhona Wise)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP Photo/Rhona Wise)

Trump Batalkan Misi Delegasi AS ke WEF

Ekonomi ekonomi amerika world economic forum
Angga Bratadharma • 19 Januari 2019 21:01
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah membatalkan perjalanan delegasinya ke Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) karena sebagian pemerintah masih ditutup. Sebelumnya, Gedung Putih merencanakan mengirim sejumlah perwakilan untuk menghadiri ajang internasional tersebut.
 
"Karena pertimbangan adanya 800 ribu pekerja di Amerika yang tidak menerima gaji dan untuk memastikan timnya dapat membantu sesuai kebutuhan, Presiden Trump telah membatalkan perjalanan delegasinya ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss," kata Sekretaris Pers Sarah Sanders, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 19 Januari 2019.
 
Awal pekan ini, Gedung Putih mengatakan telah merencanakan untuk mengirim Menteri Keuangan Steven Mnuchin, Sekretaris Negara Mike Pompeo, Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross, Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer dan Chris Liddell, Asisten Presiden dan Wakil Kepala Staf untuk Kebijakan Koordinasi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Trump membatalkan rencananya sendiri untuk menghadiri forum minggu lalu dengan alasan penutupan. Konferensi tahunan di Swiss ini mengumpulkan para pemimpin dunia dan eksekutif bisnis. Tema tahun ini adalah "Globalisasi 4.0: Membentuk Arsitektur Global di Era Revolusi Industri Keempat".
 
Sebelumnya Presiden Trump menunda kunjungan House Speaker Nancy Pelosi yang direncanakan ke luar negeri dengan anggota Kongres lainnya untuk mengunjungi pasukan AS di Afghanistan, tak lama sebelum mereka dijadwalkan berangkat dengan pesawat militer.
 
Penundaan itu terjadi sehari setelah Demokrat California mengirim surat kepada Trump, mendesaknya untuk menjadwal ulang pidato kenegaraannya yang akan datang ke sidang gabungan Kongres atau mengirimkannya secara tertulis karena penutupan.
 
Di sisi lain, Ketua Federal Reserve Jerome Powell prihatin dengan jumlah utang Amerika Serikat (AS) yang kian membengkak. Pasalnya, kondisi tersebut bisa memberikan efek negatif terhadap perekonomian AS terutama dalam memacu pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.
 
"Saya sangat khawatir tentang itu (utang AS). Dari sudut pandang the Fed, kami benar-benar melihat panjang siklus bisnis dan itu kerangka acuan kami," kata Powell.
 
Komentar Ketua the Fed muncul ketika defisit tahunan AS mencapai level tertinggi baru di atas USD1 triliun yang merupakan fakta yang dikhawatirkan banyak ekonom karena dapat menimbulkan masalah bagi generasi mendatang. Defisit tahunan telah mencapai USD1 triliun sebelumnya.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi