Indeks FTSE-100 Inggris Berakhir Merosot 2,24%
Ilustrasi (AFP PHOTO/Tolga AKMEN)
London: Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London merosot 2,24 persen atau 172,43 poin, menjadi 7.509,84 poin.

Mengutip Antara, Selasa, 26 Juni 2018, Old Mutual, sebuah perusahaan investasi internasional, tabungan, asuransi, dan grup perbankan, melonjak 23,87 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar di antara saham-saham unggulan. Diikuti oleh saham Quilter dan ITV, yang masing-masing meningkat 4,83 persen dan 0,23 persen.

Sementara itu, Carnaval, perusahaan pelayaran, menjadi pemain terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya kehilangan 11,13 persen. Disusul oleh saham Micro Focus International, perusahaan perangkat lunak dan teknologi informasi multinasional, yang jatuh 5,21 persen, serta Glencore yang merosot 4,69 persen.

Di sisi lain, investor semakin khawatir bahwa ekonomi global dapat terpukul dari ketegangan antara ekonomi terbesar di dunia dan mitra utamanya, kata para ahli. Tentu diharapkan ketegangan perdagangan bisa segera ditekan sedemikian rupa dalam rangka memunculkan katalis positif di perekonomian dunia.

Di sisi ekonomi, Indeks Kegiatan Nasional Chicago Fed (CFNAI) negatif 0,15 pada Mei atau turun dari positif 0,42 pada April yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi lebih lambat pada Mei, menurut Federal Reserve Bank of Chicago.

Sementara itu, penjualan rumah keluarga tunggal baru AS pada Mei 2018 berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman di 689 ribu, mengalahkan estimasi pasar, kata Departemen Perdagangan AS. Ini adalah 6,7 persen di atas tingkat April yang direvisi 646 ribu dan 14,1 persen di atas estimasi 2017 Mei.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id