Emas Dunia Terus Unjuk Gigi
Ilustrasi (AFP/DEUTCHE BUNDESBANK)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didukung pembelian safe haven. Penguatan terjadi karena investor khawatir tentang risiko kebuntuan kesepakatan Brexit di Eropa dan pelemahan USD.

Mengutip Antara, Jumat, 16 November 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD4,9 atau 0,4 persen menjadi ditutup pada USD1.215,00 per ons. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,11 persen menjadi 96,85 pada pukul 19.30 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD yang berarti jika USD melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sehari sebelumnya, emas berjangka juga naik, setelah turun selam empat sesi perdagangan berturut-turut, karena USD melemah setelah data inflasi mencapai kenaikan terbesar sejak Januari. Indeks USD telah naik sekitar 5,7 persen sepanjang tahun ini, sebagian didorong oleh ekspektasi untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve.

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunganya lagi pada bulan depan dan tiga kali kenaikan pada 2019. Suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan dolar AS dan menekan permintaan untuk komoditas-komoditas berdenominasi USD.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember bertambah sebanyak 18,3 sen AS atau 1,3 persen, menjadi menetap di USD14,233 per ons. Sedangkan platinum untuk penyerahan Januari 2019 naik sebanyak USD11,5 atau 1,38 persen, menjadi ditutup pada USD845,3 per ons.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id