Gedung The Fed (AFP/Brendan Smialowski)
Gedung The Fed (AFP/Brendan Smialowski)

2019, Rencana Penaikan Suku Bunga AS Diturunkan

Ekonomi the fed
Angga Bratadharma • 22 Desember 2018 21:02
New York: Federal Reserve hanya mengharapkan kenaikan suku bunga acuan sebanyak dua kali pada 2019 atau berkurang dari sebelumnya yang rencananya sebanyak tiga kali. Perubahan yang dilakukan bank sentral Amerika Serikat (AS) itu sejalan dengan perkembangan ekonomi AS dan ekonomi global.

Dalam proyeksi ekonominya, the Fed mengurangi perkiraan untuk tingkat suku bunga acuan. The Fed mengharapkan suku bunga acuan mendekati level 2,9 persen pada akhir tahun depan. Sebelumnya, Federal Reserve memproyeksikan tingkat suku bunga acuan menjadi sekitar 3,1 persen.

Mengutip CNBC, Sabtu, 22 Desember 2018, untuk 2020, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengatakan masih mengharapkan satu kenaikan suku bunga. Para pembuat kebijakan juga mengatakan hal itu menjadi penting dilakukan untuk mengantisipasi tingkat suku bunga acuan menjadi sekitar 3,1 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Banyak ekonom memperkirakan bahwa bank sentral AS akan mengurangi perkiraan kenaikan suku bunga. Empat kali setahun pembuat kebijakan Federal Reserve di FOMC menyampaikan proyeksi mereka tentang ke mana suku bunga jangka pendek bergerak. Hasilnya adalah apa yang disebut dot plot bank sentral yang merupakan representasi visual tentang berapa banyak anggota yang berpikir bahwa tingkat suku bunga akan mencapai tingkat tertentu selama jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

Federal Reserve atau bank sentral Amerika Serikat sebelumnya memutuskan untuk menaikkan suku bunga jangka pendek sebanyak 25 basis poin. Akan tetapi, the Fed mengisyaratkan laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat tahun depan karena ekonomi AS diperkirakan mendingin.

"Mengingat realisasi dan ekspektasi kondisi-kondisi pasar kerja dan inflasi, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga acuan, Fed Fund Rate (FFR), menjadi 2,25 hingga 2,50 persen," kata the Fed dalam pernyataan setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari.

Ini menandai kenaikan suku bunga the Fed keempat kali tahun ini dan langkah kesembilan sejak akhir 2015, ketika bank sentral bergerak maju di jalur normalisasi kebijakan moneter. The Fed mengatakan pasar tenaga kerja AS telah terus menguat dan kegiatan ekonomi telah naik pada tingkat yang kuat sejak pertemuan kebijakan terakhir pada November.

 


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi