Emas Dunia Mulai Bergerak Menguat
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu bisa terjadi menyusul penurunan berkelanjutan dalam tiga hari terakhir.

Mengutip Antara, Jumat, 4 Mei 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, naik USD7,10 atau 0,54 persen menjadi menetap di USD1.312,70 per ons. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, mundur 0,23 persen menjadi 92,49 pada pukul 16.28 GMT.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS melemah akan meningkatkan permintaan terhadap emas, karena logam mulia yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi para investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun USD telah melemah setelah Federal Reserve AS pada Rabu 2 Mei 2018 mengumumkan untuk mempertahankan suku bunga utama di akhir pertemuan kebijakan dua harinya. "Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan kisaran target untuk suku bunga federal fund di 1,5 hingga 1,75 persen," kata the Fed dalam sebuah pernyataan.

Logam mulia diberi dukungan tambahan, karena Dow Jones Industrial Average turun 171,62 poin atau 0,72 persen, menjadi 23.753,36 pada pukul 16.39 GMT. Ketika ekuitas mencatat kerugian, logam mulia biasanya naik, karena para investor mencari aset-aset safe haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 7,2 sen AS atau 0,44 persen, menjadi menetap di USD16,447 per ons. Platinum untuk penyerahan Juli naik sebanyak USD10,2 atau 1,14 persen, menjadi ditutup pada USD904 per ons.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id