USD Melonjak Didukung Data Ekonomi Positif
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melonjak terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Hal itu terjadi karena para investor mempertimbangan sejumlah data ekonomi terbaru.

Mengutip Antara, Jumat, 27 April 2018, indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,45 persen menjadi 91,581 pada akhir perdagangan. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS naik, itu akan membatasi permintaan terhadap emas yang dihargakan dalam dolar AS.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2107 dari USD1,2178 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3923 dari USD1,3936 di sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke USD0,7552 dari USD0,7564.



Sedangkan USD dibeli 109,37 yen Jepang, sama dengan 109,37 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 0,9893 franc Swiss dari 0,9829 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2872 dolar Kanada dari 1,2849 dolar Kanada.

Pesanan baru untuk barang tahan lama yang diproduksi pada Maret meningkat 2,6 persen, mengalahkan estimasi pasar, Departemen Perdagangan AS mengatakan.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa dalam pekan yang berakhir 21 April, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 209.000, turun 24.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya. Ini adalah tingkat terendah untuk klaim awal sejak 6 Desember 1969, ketika itu mencapai 202.000.

 



(ABD)