Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)

Dolar AS Terdongkrak Pernyataan The Fed

Ekonomi dolar as
Ade Hapsari Lestarini • 02 Mei 2019 07:48
New York: Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terus meningkat pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat. Penguatan ini usai bank sentral AS Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah di tengah tekanan inflasi yang rendah, sehingga memenuhi ekspektasi pasar.
 
Melansir Xinhua, Kamis, 2 Mei 2019, Komite Pasar Terbuka Federal, cabang pembuat kebijakan The Fed, mengumumkan untuk mempertahankan kisaran target untuk suku bunga acuannya pada 2,25 persen hingga 2,5 persen, menurut sebuah pernyataan yang dirilis setelah pertemuan kebijakan dua hari pada Rabu.
 
The Fed mencatat bahwa pasar tenaga kerja tetap kuat dan aktivitas ekonomi naik pada tingkat yang solid sejak Maret. Sementara pertumbuhan belanja rumah tangga dan investasi tetap bisnis melambat pada kuartal pertama.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,21 persen menjadi 97,6878 pada akhir perdagangan.
 
Adapun pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1194 dolar dari 1,1221 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3044 dolar dari 1,3037 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7011 dolar dari 0,7051 dolar.
 
Sedangkan dolar AS dibeli 111,59 yen Jepang, lebih tinggi dari 111,36 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0181 franc Swiss dari 1,0187 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3450 dolar Kanada dari 1,3392 dolar Kanada.
 
Namun demikian saham-saham di Amerika Serikat (AS) berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu waktu setempat karena Wall Street mencerna pernyataan terbaru Federal Reserve tentang kebijakan moneter.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 162,77 poin atau 0,61 persen menjadi 26.430,14. Sementara indeks S&P 500 turun 22,10 poin atau 0,75 persen menjadi 2.923,73. Indeks Komposit Nasdaq turun 45,75 poin, atau 0,57 persen, menjadi 8.049,64.
 
Sepuluh dari 11 sektor S&P 500 utama berakhir lebih rendah, dengan sektor energi dan material masing-masing turun 2,17 persen dan 1,84 persen, sehingga memimpin pelemahan. Pergerakan pasar terjadi setelah rilis data pekerjaan yang kuat, yang membantu mengangkat suasana pasar di awal sesi.

 
Sementara itu sektor ketenagakerjaan swasta AS meningkat 275 ribu pekerjaan dari Maret hingga April, lapor perusahaan data penggajian Pemrosesan Data Otomatis pada Rabu. Angka tersebut mengalahkan konsensus ekonom yang disurvei oleh Econoday untuk penambahan 180 ribu pekerjaan.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif