Penjualan Rumah di AS Turun 2,5% di April
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Penjualan rumah di Amerika Serikat (AS) tercatat turun lebih dari yang diharapkan pada April 2018. Kondisi itu terjadi karena kekurangan properti untuk dijual yang terus membebani pasar. Ada harapan agar kondisi ini bisa terus membaik di masa-masa yang akan datang.

Mengutip CNBC, Sabtu, 26 Mei 2018, National Association of Realtors mencatat, penjualan rumah yang ada turun sebanyak 2,5 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman pada angka 5,46 juta unit bulan lalu. Sedangkan kecepatan penjualan Maret tidak direvisi.

Penurunan dalam penjualan rumah yang ada terjadi setelah dua bulan berturut-turut meningkat. Akun penjualan semacam itu untuk sekitar 90 persen dari penjualan rumah AS. Ekonom yang disurvei telah memperkirakan penjualan rumah yang ada turun 0,2 persen pada bulan lalu.

Pada basis tahun ke tahun, penjualan rumah yang ada turun sebanyak 1,4 persen pada April. Di empat wilayah negara, penjualan merosot paling banyak di Timur Laut, yang mengalami penurunan 4,4 persen. Penjualan juga jatuh di Selatan dan Barat, sementara Midwest tidak berubah.

Tingkat pengangguran AS sekarang berada pada level terendah 17-1/2 tahun, tetapi kurangnya inventaris perumahan telah menghambat penjualan. Ini juga mendorong harga rumah, membuat banyak pembeli pertama kali keluar dari pasar. Suku bunga hipotek juga berada pada level tertinggi tujuh tahun.

Jumlah rumah yang dimiliki sebelumnya untuk dijual meningkat 9,8 persen menjadi 1,80 juta unit pada April, tetapi persediaan perumahan turun 6,3 persen dari satu tahun lalu. Pasokan menurun selama 35 bulan berturut-turut dalam basis tahun ke tahun.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id