Emiten Grosir Iringi Penguatan Indeks Acuan Inggris
Ilustrasi (AFP PHOTO/BEN STANSALL)
London: Saham-saham Inggris berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Hal itu terlihat dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik sebanyak 0,05 persen atau 4,05 poin menjadi 7.692,04 poin.

Mengutip Antara, Rabu, 11 Juli 2018, Grup Ocado, pengecer grosir online, melonjak 9,05 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan. Diikuti oleh saham Coca-cola HBC dan Ds Smith yang masing-masing meningkat 2,88 persen dan 2,85 persen.

Sementara itu, United Utilities Group, perusahaan air, mengalami kerugian paling besar dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,04 persen. Disusul oleh saham Severn Trent, juga perusahaan air, yang merosot 3,64 persen, serta Glencore, perusahaan perdagangan dan pertambangan komoditas multinasional, turun 2,48 persen.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 143,07 poin atau 0,58 persen menjadi ditutup di 24.919,66 poin. Indeks S&P 500 naik 9,67 poin atau 0,35 persen menjadi berakhir di 2.793,84 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 3,00 poin atau 0,04 persen, menjadi 7.759,20 poin.

Saham PepsiCo melonjak sebanyak 4,76 persen pada penutupan pasar, setelah perusahaan merilis laporan pendapatan dan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan pada Selasa 10 Juli. Ketika musim laporan laba perusahaan yang terbaru dimulai, para investor mulai mengalihkan perhatian mereka ke laporan laba perusahaan-perusahaan

Secara keseluruhan, perusahaan-perusahaan S&P 500 diperkirakan akan mencatat pertumbuhan laba kuartal kedua sekitar 21 persen, sedikit lebih tinggi dari apa yang diperkirakan pada April.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id