Black Friday, hari berbelanja sedunia dimulai -- FOTO: REUTERS/Andrew Nelles
Black Friday, hari berbelanja sedunia dimulai -- FOTO: REUTERS/Andrew Nelles

Black Friday Makin Ngetop di Swedia

Ekonomi belanja
Antara • 29 November 2014 11:13
medcom.id, Stockholm: Makin banyak perusahaan Swedia meluncurkan konsep penjualan pasca-Thanksgiving "Black Friday" dalam upaya memulai penjualan saat Natal.
 
Secara tradisional, kegiatan konsumen yang makin meningkat ini diselenggarakan di seluruh Amerika Serikat, setelah libur penting nasional Thanksgiving. Demikian seperti dilansir dari Xinhua, Sabtu (29/11/2014).
 
"Kegiatan usaha di Swedia makin tertarik pada gagasan (black friday) tersebut," ujar sebuah majalah bisnis di Swedia, Veckans Affarer.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bisnis daring adalah yang paling positif, tapi makin banyak toko-toko yang mengikuti jejak kegiatan tersebut. CEO Elgiganten, Niclas Eriksson, toko elektronik menjadi pelopornya.
 
"Industri kami sudah sangat kompetitif. Kami memiliki harapan sangat besar pada Desember mendatang, di mana akan dimulai penjualan Natal," kata Eriksson.
 
Namun demikian, black friday bukannya tanpa risiko, demikian peringatan Jonas Arnberg, Kepala Ahli Ekonomi di Federasi Perdagangan Swedia.
 
Ia mengatakan, semua perusahaan mungkin mendapati pembeli berbelanja gila-gilaan pada saat menuju Natal dan memilih penjualan "Black Friday" dan "Boxing Day". Risiko tersebut, sekali pun volume penjualan dan bagian pasar meningkat, bisa membuat keuntungan merosot.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif