Ilustrasi. AFP PHOTO/YASIN AKGUL
Ilustrasi. AFP PHOTO/YASIN AKGUL

Data Ekonomi Kuat Dorong Dolar AS Naik Tipis

Ekonomi dolar as
Antara • 21 Januari 2020 09:30
London: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) naik tipis terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), dan bertengger di level terkuat tahun ini setelah serangkaian data pekan lalu mengonfirmasi bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) bertahan dengan baik.
 
Mengutip Antara, Selasa, 21 Januari 2020, yuan Tiongkok secara singkat mencapai level tertinggi baru dalam enam bulan. Namun, sebagian besar itu adalah awal yang lemah, dengan volatilitas valas mendekati level terendah sepanjang masa.
 
Investor fokus pada pertemuan bank sentral Jepang, Bank of Japan (BOJ) pada Selasa dan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis, 23 Januari. Volume perdagangan relatif ringan karena pasar Amerika Serikat ditutup pada Senin waktu setempat untuk memperingati Hari Martin Luther King Jr. dan Tahun Baru Imlek mendekati di Asia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Angka-angka pada Jumat menunjukkan pembangunan perumahan di Amerika Serikat melonjak ke level tertinggi 13 tahun pada Desember. Penjualan ritel juga naik dan indeks aktivitas manufaktur melambung ke level tertinggi dalam delapan bulan.
 
Kekuatan dalam ekonomi AS menggarisbawahi kinerja relatifnya terhadap zona euro, meskipun data baru-baru ini menunjukkan ekonomi Eropa telah keluar dari titik terendahnya serta pemulihan di Tiongkok.
 
"Data yang dirilis sejak pertemuan ECB sebelumnya telah positif dan konsisten dengan nada yang sedikit lebih optimis oleh (Presiden ECB Christine) Lagarde pada Desember mengenai prospek ekonomi," kata ahli strategi mata uang RBC Capital Markets, Adam Cole.
 
Euro telah gagal mendapatkan banyak manfaat dari suara-suara yang lebih positif, namun, nilai tukar euro/dolar tertahan dengan kuat dalam kisaran perdagangan yang ketat. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,1 persen menjadi 97,727, yang terkuat sejak 24 Desember. Euro turun 0,1 persen menjadi 1,1083 dolar AS.
 
Yuan di luar negeri naik ke level 6,8458 terhadap dolar AS, level tertinggi baru enam bulan, sebelum relinya melemah.Yuan terakhir diperdagangkan pada 6,8692 per dolar AS, turun sedikit. Tiongkok mencatat angka pertumbuhan tahunan paling lambat dalam hampir 30 tahun, meskipun data Desember menunjukkan bangkitnya kembali kepercayaan bisnis.
 
Poundsterling turun ke level 1,2962 dolar AS, melemah 0,3 persen sebelum pulih ke 1,2997 dolar AS, setelah komentar akhir pekan oleh menteri keuangan Sajid Javid bahwa Inggris tidak akan berkomitmen untuk tetap berpegang pada aturan Uni Eropa dalam pembicaraan perdagangan pasca-Brexit.
 
BOJ diperkirakan akan mempertahankan kebijakannya stabil dan mendorong proyeksi pertumbuhannya karena indikator ekonomi makro yang membaik mengurangi beberapa tekanan pada bank sentral untuk stimulus lebih besar.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif