Harga Emas Dunia Naik Didorong Pelemahan USD
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Chicago: Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), didorong pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) akibat pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang mata uang asing.

Mengutip Antara, Sabtu, 21 Juli 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik USD7,1 atau 0,58 persen menjadi ditutup di USD1.231,10 per ons. Harga emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika USD jatuh, emas berjangka naik karena emas yang diukur dengan USD menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Presiden AS Donald Trump dalam akun Twitter-nya berkicau dan menuduh kekuatan-kekuatan ekonomi utama lainnya memanipulasi mata uang mereka dan menempatkan Amerika Serikat pada posisi yang kurang menguntungkan. Tentu pernyataan tersebut memberikan efek terhadap pergerakan USD.



Satu hari sebelumnya, dia mengatakan kepada CNBC bahwa tidak senang dengan kebijakan Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya. Dengan menaikkan biaya pinjaman, Trump mengatakan kenaikan suku bunga akan berpotensi memperlambat perekonomian.

Pernyataan Trump terbaru tentang mata uang mendorong pasar. Indeks USD, yang mengukur USD terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun tajam dari sekira 95. Pada pukul 17.52 GMT, indeks dolar AS turun 0,69 persen menjadi 94,29.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 14,7 sen atau 0,95 persen menjadi ditutup pada USD15,549 per ons. Platinum untuk penyerahan Oktober naik sebanyak USD23,2 atau 2,88 persen menjadi menetap di USD829,50 per ons.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id