Bursa Saham Tiongkok Tertahan di Zona Merah
Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)
Beijing: Saham-saham Tiongkok melemah pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai turun sebanyak 0,13 persen menjadi diperdagangkan di 2.912,00 poin. Potensi terjadinya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok masih memberikan efek negatif terhadap pasar saham.

Mengutip Antara, Kamis, 21 Juni 2018, indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, dibuka turun 0,08 persen menjadi diperdagangkan pada 9.493,51 poin. Sedangkan indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ, berkurang 0,09 persen menjadi diperdagangkan di 1.562,37 poin.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 42,41 poin atau 0,17 persen menjadi 24.657,80. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 4,73 poin atau 0,17 persen menjadi 2.767,32. Indeks Nasdaq Composite naik 55,93 poin atau 0,72 persen menjadi 7.781,51.

Keuntungan dari Nasdaq Composite terutama dikontribusikan oleh Facebook dan Netflix dengan kedua saham meningkat lebih dari dua persen pada penutupan pasar. Kemajuan S&P 500 didukung oleh reli saham teknologi, sementara indeks Dow Jones terus berjuang untuk menguat.

Saham Walgreens Boots Alliance meningkat 5,25 persen setelah Indeks Dow Jones S&P mengumumkan akan menggantikan General Electric pada indeks saham unggulan. Sementara itu, General Electric diperdagangkan 0,54 persen lebih rendah pada Rabu.

Saham Winnebago Industries Inc dan Actuant Corporation masing-masing melonjak sebanyak 14,87 persen dan 11,95 persen. Kondisi tersebut terjadi setelah kedua perusahaan melaporkan laba kuartalan lebih baik dari perkiraan pada Rabu.

Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) di tengah dolar Amerika Serikat (USD) yang tetap kuat. Sedangkan potensi terjadinya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok turut memberikan efek terhadap gerak emas.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id