Dolar Amerika Serikat Redupkan Kemilau Emas Dunia
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange sedikit turun pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena kekuatan dolar Amerika Serikat (USD) menumpulkan permintaan untuk logam mulia. Tidak hanya itu, ketidakpastian ekonomi global juga biasanya memengaruhi gerak emas dunia.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 3 November 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD5,3 atau 0,43 persen menjadi ditutup pada USD1.233,3 per ons. Sedangkan indeks USD, yang mengukur uang terhadap enam saingan, naik sebanyak 0,14 persen menjadi 96,52 pada 1900 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD yang berarti jika USD menguat, emas berjangka akan turun karena emas, harga dalam USD menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 2,1 sen atau 0,14 persen menjadi menetap di USD14,756 per ons. Sedangkan platinum untuk 2019 Januari naik sebanyak USD12,9 atau 1,5 persen menjadi ditutup pada USD875,7 per ons.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average menurun sebanyak 109,91 poin atau 0,43 persen menjadi 25.270,83. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 17,31 poin atau 0,63 persen menjadi 2.723,06. Indeks Nasdaq Composite turun 77,06 poin atau 1,04 persen menjadi 7.356,99.

Saham Apple jatuh 6,63 persen pada penutupan, merusak sektor teknologi yang lebih luas. Pembuat ponsel pintar Amerika Serikat melaporkan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan pada Kamis. Namun, pengiriman iPhone-nya meleset dari perkiraan.

Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan teknologi dan real estate turun 1,89 persen dan 0,93 persen, memimpin perlambatan. Di bidang ekonomi, total pekerjaan nonpekerjaan gaji AS meningkat 250.000 pada Oktober, dengan mudah mengalahkan perkiraan, menurut laporan oleh Departemen Tenaga Kerja.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id