Harga Emas Terlibas Penguatan USD
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Chicago: Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Pelemahan terjadi karena penguatan dolar Amerika Serikat (USD) melibas permintaan terhadap logam mulia.

Mengutip Antara, Selasa, 30 Oktober 2018, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember, turun USD8,2 atau 0,66 persen, menjadi ditutup pada USD1.227,6 per ons. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,15 persen menjadi 96,57 pada pukul 19.10 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Harga emas juga turun setelah pada sesi perdagangan akhir pekan lalu naik, dipicu oleh berlanjutnya kejatuhan pasar ekuitas AS dan pelemahan USD. Penurunan di pasar ekuitas mendukung emas, karena para investor berbondong-bondong beralih ke aset-aset yang dianggap safe haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 25,8 sen AS atau 1,76 persen menjadi menetap di USD14,442 per ons. Platinum untuk penyerahan Januari 2019 naik sebanyak USD2,5 atau 0,3 persen menjadi ditutup pada USD836,9 per ons.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 245,39 poin atau 0,99 persen menjadi ditutup di 24.442,92 poin. Indeks S&P 500 merosot 17,44 poin atau 0,66 persen menjadi berakhir di 2.641.25 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 116,92 poin atau 1,63 persen, menjadi berakhir di 7.050,29 poin.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id