Indeks Harga Konsumen AS Naik 0,2%
Ilustrasi (THOMAS SAMSON/AFP)
New York: Indeks Harga Konsumen Amerika Serikat (AS) tumbuh lebih lambat atau tidak sesuai perkiraan di Agustus. Kondisi itu karena kenaikan bensin dan sewa diimbangi oleh penurunan biaya perawatan kesehatan dan pakaian, dan tekanan inflasi yang mendasari juga tampak melambat.

Mengutip CNBC, Sabtu, 15 September 2018, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa Indeks Harga Konsumen meningkat 0,2 persen pada bulan lalu setelah kenaikan serupa pada Juli. Dalam 12 bulan hingga Agustus, Indeks Harga Konsumen meningkat 2,7 persen, melambat dari kenaikan 2,9 persen pada Juli.

Tidak termasuk komponen makanan dan energi yang mudah menguap, Indeks Harga Konsumen naik 0,1 persen. Indeks Harga Konsumen inti telah meningkat 0,2 persen selama tiga bulan berturut-turut. Dalam 12 bulan hingga Agustus, Indeks Harga Konsumen inti meningkat 2,2 persen setelah naik 2,4 persen pada Juli.

Ekonom yang disurvei telah memperkirakan Indeks Harga Konsumen naik 0,3 persen dan Indeks Harga Konsumen inti naik 0,2 persen pada Agustus. Meskipun terdapat moderasi kenaikan harga bulan lalu, tetapi tekanan inflasi terus meningkat didorong oleh pasar tenaga kerja yang mengencang dan pertumbuhan ekonomi yang kuat.

Federal Reserve melacak ukuran inflasi yang berbeda yakni indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) tidak termasuk makanan dan energi untuk kebijakan moneter. Indeks harga PCE inti meningkat 2,0 persen pada Juli, mencapai target dua persen bank sentral AS untuk ketiga kalinya tahun ini.

Perang dagang yang meningkat antara Amerika Serikat dan Tiongkok diperkirakan membuat inflasi tetap tinggi. Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengancam tarif lain senilai USD267 miliar barang Tiongkok atau di atas daftar tarif USD200 miliar yang menunggu keputusannya.

Adapun Washington telah menampar bea masuk impor Tiongkok senilai USD50 miliar yang memicu pembalasan dari Beijing. The Fed diperkirakan menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan kebijakan 25-26 September. Jika suku bunga acuan naik maka artinya the Fed telah menaikkan suku bunga sebanyak dua kali di tahun ini.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id