Deutsche Bank Perkirakan Fed Lebih Agresif Menaikkan Suku Bunga

Angga Bratadharma 16 Mei 2018 14:03 WIB
ekonomi amerikathe fed
Deutsche Bank Perkirakan Fed Lebih Agresif Menaikkan Suku Bunga
Ilustrasi (AFP PHOTO/Brendan Smialowski)
New York: Federal Reserve kemungkinan akan berubah lebih agresif dibandingkan dengan apa yang diperlihatkan sekarang ini, sejalan dengan rilis data tenaga kerja dan tingkat inflasi Amerika Serikat (AS). Hal itu tentunya terkait rencana the Fed untuk menaikkan suku bunga acuan lebih banyak seperti yang diperkirakan di sepanjang tahun ini.

"The Fed harus khawatir tentang A: jatuh di belakang kurva dan membiarkan inflasi keluar dari kontrol. B: pengetatan terlalu keras dan mendorong ekonomi ke dalam resesi. Ini adalah keseimbangan yang sangat rumit," kata Kepala Ekonom Deutsche Bank Securities Peter Hooper, seperti dikutip dari CNBC, Rabu, 16 Mei 2018.

Hooper mengatakan meski the Fed telah menyatakan kenaikan suku bunga acuan dilakukan secara bertahap sejalan dengan pengetatan kebijakan moneternya, namun tidak ditampik perlu ada upaya mempercepat karena pertumbuhan ekonomi AS tercatat baik.



Ia menilai the Fed ada indikasi melakukan pergeseran kenaikan suku bunga acuan di bulan depan pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal dan memprediksi empat kenaikan suku bunga acuan bisa dilakukan dibandingkan dengan rencana tiga kenaikan suku bunga yang diharapkan.

Pandangan itu bertepatan dengan sentimen pasar, menurut alat pelacakan FedWatch CME untuk pasar dana berjangka. Kontrak berjangka saat ini menyiratkan tingkat dana 2,21 persen dari kisaran saat ini 1,5 persen hingga 1,75 persen. Menurut CME, itu berarti peluang 51 persen kenaikan suku bunga acuan di Desember yang akan menjadi yang keempat tahun ini.

The Fed sudah menyetujui kenaikan seperempat poin pada Maret lalu. Perdagangan berjangka menunjukkan 95 persen peluang peningkatan suku bunga acuan di Juni -kemungkinan telah 100 persen baru-baru ini- dan kemungkinan 81,4 persen dari pergerakan lainnya pada September.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id