USD Diperdagangkan Bervariasi
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi tersebut terjadi lantaran para investor mempertimbangkan sejumlah data ekonomi terbaru.

Mengutip Antara, Jumat, 13 Juli 2018, pada penutupan perdagangan New York, euro jatuh menjadi USD1,1667 dari USD1,1672 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3208 dari USD1,3205 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7403 dari USD0,7370.

Sedangkan USD dibeli 112,51 yen Jepang atau lebih tinggi dibandingkan dengan 112,03 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian naik menjadi 1,0027 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9962 franc Swiss, dan merosot menjadi 1,3172 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3208 dolar Kanada.

Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk Semua Konsumen Perkotaan meningkat 0,1 persen pada Juni dalam basis disesuaikan secara musiman, setelah naik 0,2 persen pada Mei, kata Departemen Tenaga Kerja AS. Selama 12 bulan terakhir, indeks semua item naik 2,9 persen sebelum penyesuaian secara musiman, sejalan dengan konsensus pasar.

"IHK hari ini lemah meskipun harga sewa dan perawatan medis naik, sebagian karena harga utilitas turun dan sebagian karena harga barang-barang melemah. Namun, mungkin hal itu berubah ketika tarif mulai diterapkan. Untuk saat ini, tidak ada apa pun di sini yang mengkhawatirkan Fed," kata Kepala Ekonom FTN Financial Chris Low.

Dalam laporan terpisah, Departemen Tenaga Kerja mengatakan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun lebih banyak dari yang diperkirakan pada minggu lalu. Dalam pekan yang berakhir 7 Juli, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman mencapai 214.000, turun 18.000 dari tingkat yang direvisi minggu sebelumnya.

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 223.000, menurun sebanyak 1.750 dari rata-rata yang direvisi minggu sebelumnya. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,11 persen menjadi 94,823 pada akhir perdagangan.

 



(ABD)