Tiongkok Foto : AFP/Mark Ralston.
Tiongkok Foto : AFP/Mark Ralston.

Di Tengah Perang Dagang, Tiongkok Kebanjiran Investasi Asing

Ekonomi tiongkok
Arif Wicaksono • 15 September 2019 11:56
Beijing: Investasi asing yang masuk ke Tiongkok semakin deras. Data menunjukkan bahwa negara Tirai Bambu itu semakin menarik bagi investor asing di tengah perang dagang antara AS dan Tiongkok.
 
Selama periode Januari-Agustus, investasi asing naik 6,9 persen selama setahun atau mencapai USD85,3 miliar. Arus modal asing tumbuh 3,2 persen dengan mencapai USD89,26 miliar. Data dari kementerian perdagangan Tiongkok, dikutip dari Xinhua, 27,704 perusahaan asing berinvestasi dalam delapan bulan di 2019.
 
Capaian ini menjadi kabar baik ditengah jatuhnya investasi asing dalam skala global selama tiga tahun terakhir. Pada 2018 investasi asing global turun 13 persen. Pada saat yang sama juga negara berkembang meraih investasi asing yang terendah semenjak 2004 berdasarkan data dari World Investment Report 2019 yang dilaporkan oleh the United Nations Conference on Trade and Development.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal yang membuat tiongkok menarik adalah besarnya konsumsi di Tiongkok yang menarik bagi beberapa perusahaan asing. Tiongkok merupakan negera dengan penduduk terbanyak di dunia dengan 1,4 miliarpenduduk dengan basis GDP per kapita USD 7.755 atau (Rp 112 juta (asumsi kurs Rp14.500 per USD) per penduduk.
 
Kepala ekonom dari JD Digits Shen Janguang mengatakan bahwa faktor lainnya adalah negara itu terus mengurangi pembatasan masuknya investasi asing dengan sektor yang lebih luas.
 
Menurut survei terbaru oleh Kamar Dagang Amerika di Shanghai pada 333 perusahaan AS, peraturan investasi di Tiongkok semakin baik dan menunjukan kemajuan yang signifikan. Lebih dari 59 persen responden mengatakan peningkatan konsumsi akan menjadi faktor utama yang menguntungkan industri mereka dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
 
Survei lain yang dirilis awal tahun ini oleh Kamar Dagang Amerika (AmCham) di Tiongkok Selatan menunjukkan bahwa 46 persen dari 240 responden menganggap Tiongkok sebagai tujuan teratas dalam rencana investasi global mereka, sementara 24 persen menganggap Tiongkok sebagai prioritas kedua hingga ketiga.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif