Ilustrasi. FOTO: Jason Lee/AFP
Ilustrasi. FOTO: Jason Lee/AFP

Peningkatan Ekonomi Tiongkok Untungkan Perusahaan Amerika Serikat

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok
Medcom • 04 Januari 2020 19:04
New York: Kamar Dagang Tiongkok Midwest Amerika Serikat (AS) mengungkapkan peningkatan ekonomi Tiongkok selama beberapa dekade terakhir telah menguntungkan banyak perusahaan di Amerika Serikat. Diharapkan kondisi ini bisa terus meningkat ke arah positif sejalan dengan disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara AS dengan Tiongkok.
 
"Keberhasilan Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan dan kelas menengahnya yang besar telah membawa peluang besar bagi kerja sama bisnis," kata Direktur Eksekutif Kamar Dagang Tiongkok Midwest AS Leo Chan, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 4 Januari 2020, yang organisasinya memiliki 200 anggota dan semuanya memiliki ikatan ekonomi dengan Tiongkok.
 
"Kami senang melihat prestasi Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan, pendidikan dan perawatan kesehatan dalam beberapa dekade terakhir dan kami berharap lebih banyak yang dapat dilakukan dalam hal ini pada 2020," tambah Chan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap lebih banyak perusahaan Tiongkok akan mengglobal dan mendarat di Amerika Serikat, membawa modal, teknologi, dan bahkan tenaga manusia," kata Chan, seraya menambahkan bahwa orang-orang Tiongkok-Amerika dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam memperdalam pertukaran antara kedua pihak.
 
Kerja sama bisnis antara kedua negara juga berkontribusi pada perdamaian dunia, stabilitas dan pembangunan ekonomi. Menurut Chan kerja sama tingkat lokal seperti antara kota kembar harus dimainkan penuh, dan organisasinya telah mempromosikan ikatan ekonomi dan perdagangan serta investasi.
 
Kamar Dagang Tiongkok Midwest AS akan memiliki stan 150 meter persegi untuk mempromosikan perusahaan AS di Pameran Impor Internasional China (CIIE) ketiga di Shanghai. CIIE kedua, yang diadakan pada November 2019, ditutup dengan kesepakatan tentatif senilai USD71,13 miliar untuk pembelian barang dan jasa selama satu tahun, naik 23 persen dari CIIE pertama.
 
Chan juga meminta kedua negara untuk membangun platform yang dapat membantu menyalurkan sumber daya terbatas ke bidang-bidang penting seperti kesejahteraan rakyat, infrastruktur, dan tata kelola sosial yang inovatif.
 
"Perusahaan kelas dunia dan sejumlah perusahaan kecil dan menengah di bidang teknologi, pengolahan makanan, dan lainnya dari Midwest akan bergabung dengan CIIE berikutnya," pungkas Chan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif