Ilustrasi (FOTO: Internationalbusinesstribune)
Ilustrasi (FOTO: Internationalbusinesstribune)

Tiongkok Siap Perluas Reformasi Kepemilikan Perusahaan BUMN

Ekonomi ekonomi china tiongkok
Angga Bratadharma • 20 April 2019 16:01
Beijing: Seorang pejabat dari perencana ekonomi negara mengatakan Tiongkok sedang menyaring batch keempat dari badan usaha milik negara percontohan (BUMN) untuk reformasi kepemilikan campuran. Langkah ini dilakukan guna mendiversifikasi struktur kepemilikan BUMN dalam upaya mendorong efisiensi operasi dan meningkatkan layanan BUMN.
 
"Keynote untuk batch ini adalah perluasan skala dan lapangan, mengingat bahwa tiga batch sebelumnya hanya berpusat pada beberapa bidang utama dan beberapa perusahaan," kata Juru Bicara Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok Yuan Da, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 20 April 2019.
 
Lebih dari 100 BUMN akan dimasukkan dalam batch keempat. Sejak 2016, Tiongkok telah memilih 50 BUMN dalam tiga batch untuk melakukan reformasi percontohan di berbagai bidang termasuk tenaga, energi, penerbangan sipil, telekomunikasi dan pertahanan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain BUMN di bidang utama, batch keempat akan mencakup perusahaan percontohan di bidang kompetitif yang memiliki signifikansi demonstrasi yang kuat, terutama perusahaan kepemilikan campuran yang berpengaruh.
 
"Daftar singkat perusahaan untuk kelompok keempat telah diserahkan kepada Kelompok Pengarah untuk Reformasi Badan Usaha Milik Negara di bawah Dewan Negara. Setelah disetujui, pekerjaan percontohan untuk angkatan keempat akan mulai berlaku," kata Yuan.
 
Juru Bicara Komisi Pengawasan Aset dan Administrasi Negara dari Dewan Negara Tiongkok, Peng Huagang, mengatakan bahwa banyak prestasi telah dicapai dalam reformasi kepemilikan campuran perusahaan.
 
"Dalam beberapa tahun terakhir, dengan upaya mendorong reformasi secara aktif dan mantap, kami telah melihat beberapa kemajuan nyata," kata Peng.
 
Menurut Peng, sekitar 70 persen dari BUMN yang dikelola secara terpusat dan anak perusahaannya sekarang memiliki kepemilikan saham campuran. Tiongkok telah mendorong reformasi untuk mendiversifikasi struktur kepemilikan BUMN dalam upaya mendorong efisiensi operasi dan meningkatkan layanan BUMN.
 
Reformasi percontohan telah terbayar dengan meningkatkan daya saing dan menurunkan tingkat leverage. BUMN Sentral melaporkan pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 13,1 persen dalam laba gabungan pada kuartal pertama 2019, data resmi menunjukkan.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif