Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

IMF: Penurunan Harga Rumah Pengaruhi Stabilitas Keuangan

Ekonomi imf ekonomi dunia ekonomi global
06 April 2019 18:01
Washington: Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) menyebut kenaikan harga rumah yang cepat dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan kemungkinan penurunan harga yang dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi global. Untuk itu, IMF menyerukan pengukuran untuk harga rumah yang berisiko.
 
"Penurunan harga rumah besar dapat memengaruhi kinerja makroekonomi dan stabilitas keuangan, seperti yang terlihat selama krisis keuangan global 2008 dan episode historis lainnya," kata IMF dalam Laporan Stabilitas Keuangan Global, seperti dikutip Sabtu, 6 April 2019.
 
Untuk memberikan indikator peringatan dini yang dapat digunakan untuk pengawasan stabilitas keuangan, fasilitator kerja sama moneter global dari 189 negara menyoroti metodologi untuk mengukur risiko penurunan terhadap pertumbuhan harga rumah. Hal itu menjadi penting agar menjadi fokus bersama untuk mengantisipasi efek buruknya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ukuran harga rumah yang berisiko dapat digunakan untuk mengukur risiko stabilitas keuangan dan memberikan informasi yang berguna untuk mengevaluasi kebutuhan tindakan kebijakan prospektif," kata laporan itu.
 
Pengukuran IMF dalam laporan itu mengungkapkan bahwa momentum harga rumah yang lebih rendah, penilaian yang berlebihan, pertumbuhan kredit yang berlebihan, dan kondisi keuangan yang lebih ketat memprediksi risiko penurunan yang lebih tinggi terhadap harga rumah hingga tiga tahun ke depan.
 
Laporan tersebut juga menemukan bahwa kebijakan makroprudensial, seperti menetapkan batasan yang lebih ketat pada rasio pinjaman terhadap nilai dan utang layanan terhadap pendapatan, menurunkan risiko penurunan terhadap harga rumah.
 
Sementara itu, laporan tersebut menemukan kebijakan moneter yang lebih mudah juga meningkatkan harga rumah yang berisiko dalam jangka pendek di negara maju. Sementara aliran masuk modal secara bersamaan meningkatkan kemungkinan pertumbuhan harga rumah yang tinggi dalam jangka pendek dan risiko penurunan terhadap harga rumah dalam jangka menengah.
 
"Ukuran harga rumah yang berisiko membantu meramalkan risiko penurunan pertumbuhan PDB melebihi dan di atas ukuran ketidakseimbangan harga rumah yang lebih sederhana, dan dengan demikian menambah model peringatan dini untuk krisis keuangan," kata laporan itu.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif