Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Wall Street Parkir di Area Negatif

Ekonomi wall street
23 Januari 2019 07:02
New York: Saham-saham di Wall Street turun pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), tertekan kekhawatiran yang semakin mendalam tentang perlambatan ekonomi global pada 2019, di tengah perkiraan pertumbuhan yang lebih rendah oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan perkiraan laba perusahaan yang suram untuk 2019.
 
Mengutip Antara, Rabu, 23 Januari 2019, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 301,87 poin atau 1,22 persen lebih rendah menjadi 24.404,48 poin. Indeks S&P 500 berkurang 37,81 poin atau 1,42 persen menjadi berakhir di 2.632,90 poin. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 136,87 poin atau 1,91 persen menjadi ditutup di 7.020,36 poin.
 
Saham Johnson & Johnson, pembuat produk perawatan kesehatan terbesar di dunia, turun hampir 2,00 persen, karena perkiraan penjualannya untuk 2019 meleset dari ekspektasi analis, meskipun hasil labanya lebih kuat dari perkiraan untuk kuartal keempat 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saham Stanley Black & Decker, produsen alat industri dan perangkat keras rumah tangga AS, jatuh lebih dari 15 persen, karena perusahaan merevisi lebih rendah perkiraan labanya pada 2019 di tengah banyaknya hambatan eksternal, yang jauh dari ekspektasi pasar.
 
Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P memperpanjang kerugian mereka pada Selasa 22 Januari dengan sektor energi turun lebih dari dua persen, memimpin penurunan. Namun, saham eBay melonjak lebih dari enam persen setelah dana lindung nilai AS Elliott Management mengumumkan kepemilikan USD1,4 miliar di raksasa e-commerce itu.
 
IMF pada Senin 21 Januari memproyeksikan pertumbuhan global sebesar 3,5 persen pada 2019 dan 3,6 persen pada 2020, masing-masing 0,2 persentase poin dan 0,1 persentase poin di bawah proyeksi Oktober lalu.
 
Di sisi ekonomi, pasar properti AS telah menunjukkan momentum perlambatan. Penjualan rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan rumah bekas, jatuh 6,4 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 4,99 juta unit pada Desember 2018.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif