Harga Emas Berakhir Naik 0,1%
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Jakarta: Harga emas berakhir naik 0,1 persen di level USD1.345,91 pada perdagangan Senin karena dolar Amerika Serikat (USD) yang melemah seiring investor melihat tidak adanya respons agresif dari Rusia. Sedangkan harga saat penulisan berada di USD1.346,51.

Mengutip Monex Asian Market Brief milik Monex Investindo Futures, Selasa, 17 April 2018, komentar Trump yang mengatakan Tiongkok dan Rusia memainkan devaluasi uang berpotensi kembali menopang kenaikan harga emas di sesi Asia, menguji resisten di USD1.350. Rentang perdagangan USD1.342-USD1.350.

Meredanya tensi geopolitik di Suriah telah menjadi sentimen negatif bagi harga minyak pada Senin untuk berakhir turun 1,6 persen di level USD66,34. Harga saat penulisan : USD66,46. Laporan EIA yang mengatakan bahwa produksi dari tujuh produsen utama AS akan naik 125.000 barel per hari di Mei berpotensi melemahkan harga minyak di sesi Asia.

Melemahnya USD yang dipicu komentar Trump terkait permainan devaluasi uang oleh Tiongkok dan Rusia telah menopang penguatan EURUSD di Senin, berakhir naik 0,4 persen di 1.2380. Harga saat penulisan: 1.2380. EURUSD berpeluang menguat untuk menguji resisten di 1.2420 pada sesi Asia seiring belum adanya kejelasan sanksi lebih lanjut ke Rusia.

Masih terjaganya ekspektasi kenaikan suku bunga Inggris di Mei telah menopang kenaikan GBPUSD pada Senin untuk berakhir naik 0,7 persen di level 1.4338. Tren penguatan GBPUSD berpotensi masih berjalan di sesi Asia, menguji resisten di 1.4400 karena outlok kenaikan suku bunga Inggris dalam waktu dekat.

USDJPY berakhir turun 0,2 persen di level 107.12 pada Senin di tengah tertekannya dollar karena data AS yang pesimis dan komentar kontroversi Trump terbaru. USDJPY berpeluang melemah lebih lanjut di sesi Asia, menguji support di 106.70 di tengah sikap waspada investor menjelang pertemuan PM Abe dan Presiden Trump.

 



(ABD)