Ilustrasi. FOTO: AFP/Joe Klamar
Ilustrasi. FOTO: AFP/Joe Klamar

Kemilau Emas Dunia Memudar

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Antara • 22 Januari 2020 07:27
New York: Emas dunia turun sekitar satu persen pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), setelah bergerak fluktuatif. Hal itu karena investor merealisasikan keuntungan setelah harga mencapai tertinggi dua minggu di awal sesi, meskipun kerugian dibatasi oleh penurunan ekuitas karena kekhawatiran tentang wabah virus di Tiongkok.
 
Mengutip Antara, Rabu, 22 Januari 2020, harga spot emas turun 0,2 persen menjadi USD1.558,60 per ons, setelah mencapai level tertinggi sejak 8 Januari di USD1.568,35 per ons pada awal perdagangan.
 
Sementara emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah karena ditekan oleh penjualan teknis investor. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun USD2,4 atau 0,15 persen menjadi USD1.557,9 per ons. Emas naik USD10 di sesi sebelumnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami telah memiliki periode kinerja yang cukup baik untuk emas dan kami memberikan kembali sebagian dari itu," kata Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek, seraya menambahkan emas kemungkinan akan bertahan dalam kisaran yang cukup ketat di sekitar level USD1.550 untuk saat ini.
 
"Saya belum pernah mendengar berita apapun yang menyarankan bahwa ini (penurunan emas) adalah semacam rangkaian perkembangan fundamental yang permanen dan struktural. Ini lebih merupakan penyesuaian terhadap penurunan karena alasan teknis," tambahnya.
 
Aset safe-haven emas batangan mendapat dukungan karena pasar saham global merosot akibat meningkatnya kekhawatiran tentang jenis baru virus korona di Tiongkok.
 
Emas batangan naik lebih dari enam persen sejak 6 Desember. Pada 8 Januari, emas batangan menembus batas USD1.600 untuk pertama kalinya dalam hampir tujuh tahun terakhir karena meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
 
“Struktur bullish dalam emas belum berubah. Emas harus menembus di bawah USD1.450 untuk mengubah tren itu," kata Kepala Pedagang Investor Global AS Michael Matousek, seraya menambahkan emas akan didukung oleh Federal Reserve AS yang menjaga suku bunga stabil dan meningkatnya pembelian oleh bank sentral.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif