Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Produktivitas Pekerja AS Jatuh di Kuartal III-2019

Ekonomi ekonomi amerika
Angga Bratadharma • 14 Desember 2019 20:00
Washington: Produktivitas para pekerja Amerika Serikat (AS) pada kuartal ketiga 2019 melemah dari yang dilaporkan sebelumnya, dan menjadi kontraksi pertama produktivitas dalam hampir empat tahun. Dalam hal ini, diharapkan produktivitas yang turun ini bisa mengalami perbaikan di masa mendatang.
 
Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan produktivitas tenaga kerja sektor bisnis non-pertanian, ukuran output ekonomi untuk setiap jam bekerja, turun 0,2 persen pada kuartal ketiga dibandingkan dengan perkiraan awal yakni turun 0,3 persen. Itu adalah kontraksi pertama dari produktivitas tenaga kerja sejak kuartal keempat 2015.
 
"Di sektor manufaktur, produktivitas meningkat 0,1 persen pada kuartal ketiga bukannya turun 0,1 persen seperti yang dilaporkan sebelumnya," ungkap Departemen Tenaga Kerja AS, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 14 Desember 2019
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, biaya unit tenaga kerja di sektor bisnis non-pertanian direvisi menjadi naik 2,5 persen pada kuartal ketiga dari 3,6 persen yang dilaporkan sebelumnya, menunjukkan bahwa bisnis menghadapi tekanan biaya yang dapat dikelola.
 
Angka-angka yang direvisi datang setelah Departemen Perdagangan AS melaporkan pada bulan lalu bahwa ekonomi AS pada kuartal ketiga meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,1 persen, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,9 persen.
 
Namun, Presiden Federal Reserve Bank of Dallas Robert Kaplan memperkirakan, pertumbuhan ekonomi AS akan melemah pada kuartal keempat tahun ini karena bisnis mendapat sentimen negatif akibat adanya ketidakpastian perdagangan.
 
Menurut perkiraan yang dirilis minggu lalu oleh Federal Reserve Bank of New York, pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan melambat ke tingkat tahunan 0,6 persen pada kuartal keempat. Tentu kondisi semacam ini patut diwaspadai agar tidak merembet negatif ke indikator perekonomian lainnya.
 
Di sisi lain, Departemen Perdagangan Amerika Serikat melaporkan pertumbuhan ekonomi Paman Sam pada kuartal III-2019 sebesar 2,1 persen atau lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,9 persen. Ekonomi AS mampu tetap tumbuh meski perang dagang yang sedang terjadi dengan Tiongkok memberikan tekanan besar.
 
Menurut perkiraan kedua yang dikeluarkan oleh Biro Analisis Ekonomi, revisi ke atas untuk investasi inventaris swasta, investasi tetap non-perumahan, dan pengeluaran konsumsi pribadi sebagian diimbangi oleh revisi ke bawah untuk pengeluaran pemerintah negara bagian dan lokal.
 
Tingkat pertumbuhan ekonomi AS yang mencapai 2,1 persen pada kuartal ketiga, yang sedikit naik dibandingkan pencapaian dua persen persen pada kuartal kedua tahun ini menandai perlambatan yang tajam dari pertumbuhan ekonomi 3,1 persen pada kuartal pertama 2019.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif