Ada Ancaman Sanksi dari AS, Ekspor Minyak Iran Terus Jalan
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Teheran: Menteri Perminyakan Iran mengumumkan bahwa tidak ada perubahan besar dalam produksi dan ekspor minyak mentah Iran meskipun ada ancaman sanksi dari AS.

Melansir dari Xinhua, Senin, 9 Juli 2018, Iran memiliki rencana untuk melawan ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan penjualan minyak Iran.

"Dan rencana itu berhasil," lapor Press TV mengutip Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh yang mengatakannya pada Minggu.

Menteri Iran juga mengkritik tekanan Trump terhadap Arab Saudi untuk meningkatkan pasokan dan mengatakan upaya tersebut akan mengguncang pasar minyak.

Adapun prinsip-prinsip yang mengatur dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) tidak akan pernah membiarkan tekanan politik seperti itu untuk mengubah arah pasar.

Selain itu, upaya anti-Iran oleh presiden AS sebagian besar menjadi pemicu atas tingginya harga minyak di pasar internasional.

Pada Sabtu pekan lalu, Zanganeh menuduh Trump telah mencampuri dalam urusan OPEC, mengatakan bahwa perintah Trump kepada negara-negara produsen minyak untuk meningkatkan produksi "sangat menghina rakyat negara-negara ini dan akan merusak kedaulatan nasional mereka dan mengguncang pasar minyak."



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id