Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)
Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)

Ekonom: Ada Ruang Besar untuk Stabilkan Ekonomi Tiongkok

Ekonomi ekonomi china tiongkok
02 Maret 2019 20:01
Beijing: Ekonom Morgan Stanley Robin Xing mengatakan Tiongkok akan memiliki ruang yang lebih besar untuk penyesuaian countercyclical guna menstabilkan ekonomi. Hal itu karena ada faktor yang lebih menguntungkan di dalam dan luar negeri.
 
Adapun countercyclical adalah tambahan modal yang berfungsi sebagai penyangga untuk mengantisipasi kerugian apabila terjadi pertumbuhan kredit dan/atau pembiayaan perbankan yang berlebihan sehingga berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan.
 
"Dari perspektif global bank sentral telah mulai mengambil sikap moneter yang lebih dovish, khususnya Federal Reserve AS menjadi lebih berhati-hati dan sabar tentang penaikan suku bunga acuan yang memberikan lebih banyak kelonggaran bagi kebijakan pasar negara berkembang termasuk Tiongkok," kata Xing, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 2 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keadaan eksternal untuk perdagangan luar negeri Tiongkok diperkirakan akan membaik, lanjutnya, dan mata uang yuan Tiongkok telah terapresiasi terhadap sekeranjang mata uang seraya memperkirakan yuan akan melanjutkan tren kuat pada 2019 dan 2020.
 
"Di dalam negeri, inflasi tetap jinak, yang berarti banyak ruang untuk langkah-langkah moneter," kata Xing.
 
Sementara itu, Biro Statistik Nasional mengungkapkan, Indeks harga konsumen naik 1,7 persen secara tahun ke tahun di Januari, sementara indeks harga produsen naik 0,1 persen. Kondisi yang menguntungkan memungkinkan pembuat kebijakan Tiongkok untuk meningkatkan upaya pro-pertumbuhan guna menangkal volatilitas ekonomi jangka pendek.
 
"Hal itu tentunya dengan langkah-langkah pengurangan pajak lebih lanjut dan dukungan keuangan yang lebih kuat untuk ekonomi riil," kata Xing.
 
Berkat lingkungan pembiayaan yang lebih mudah, pertumbuhan investasi infrastruktur Tiongkok kemungkinan stabil pada Maret dan April, dan pinjaman bank jangka menengah hingga jangka panjang untuk perusahaan swasta dapat pulih pada kuartal kedua hingga ketiga.
 
Sementara optimistis tentang kinerja ekonomi jangka pendek diyakini Xing tetap berkelanjutan dan didukung oleh reformasi struktural yang mantap dan pembukaan yang lebih luas. Dalam jangka panjang, reformasi struktural sisi penawaran Tiongkok akan mendorong produktivitas faktor total.
 
"Yang kemungkinan akan kembali ke pertumbuhan kuat yang terlihat sebelum krisis keuangan global satu dekade lalu," pungkas Xing.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif