Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Harga Emas Dunia Anjlok

Ekonomi harga emas
Ade Hapsari Lestarini • 22 Februari 2019 08:04
Chicago: Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange membukukan kerugian harian terbesar pada perdagangan Kamis waktu setempat.
 
Melansir Xinhua, Jumat, 22 Februari 2019, harga kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April turun USD20,10 atau 1,49 persen menjadi USD1.327,80 per ons.
 
Sementara logam mulia lainnya, seperti perak untuk pengiriman Maret turun 37,60 sen atau 2,32 persen menjadi USD15,801 per ons. Serta platinum untuk pengiriman April turun USD7,90 atau 0,95 persen menjadi USD826,30 per ons.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Analis memperkirakan penurunan tajam harga emas ini akibat risalah dari pertemuan Januari Fed yang dirilis Rabu, yang terdengar kurang dovish dari yang diperkirakan investor, serta dolar yang lebih kuat.
 
Indeks dolar AS, yang mengukur uang terhadap enam rival, naik 0,11 persen menjadi 95,65.
 
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar menguat, emas berjangka akan jatuh karena emas, dihargai dalam dolar AS, menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
 
Di sisi lain, data ekonomi AS mencatat penjualan rumah turun 1,2 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 4,94 juta unit pada Januari. Ini merupakan level terendah dalam lebih dari tiga tahun, lapor National Association of Realtors.
 
Adapun penurunan pada Januari terjadi setelah berbulan-bulan kelemahan di pasar perumahan AS.
 
Sementara itu, Departemen Perdagangan AS mencatat pesanan barang tahan lama untuk Desember naik 1,2 persen menjadi USD254,4 miliar. Departemen itu juga mengatakan pesanan barang modal inti turun 0,7 persen.
 
Jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun minggu lalu, tetapi rata-rata pergerakan empat minggu naik ke level tertinggi lebih dari satu tahun, menunjuk ke pasar tenaga kerja yang melambat.
 
Dalam pekan yang berakhir 16 Februari, angka sebelumnya untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman adalah 216 ribu, menurun 23 ribu dari tingkat yang tidak direvisi minggu sebelumnya sebesar 239 ribu, menurut Departemen Tenaga Kerja.
 
Rata-rata pergerakan selama empat minggu adalah 235.750, naik 4.000 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 231.750. Ini adalah level tertinggi untuk rata-rata ini sejak 20 Januari 2018 ketika mencapai 237.500.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi