Presiden Bank Dunia David Malpass. (FOTO: AFP)
Presiden Bank Dunia David Malpass. (FOTO: AFP)

Presiden Bank Dunia Baru Siap Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Ekonomi bank dunia
Ade Hapsari Lestarini • 11 April 2019 12:17
Washington: David Malpass telah resmi menjabat sebagai presiden Kelompok Bank Dunia sejak Selasa, 9 April. Dia berharap dapat melakukan tugasnya dengan antusias.
 
Melansir Xinhua, Kamis, 11 April 2019, Malpass sudah melakukan debutnya sebagai presiden Bank Dunia ke-13 di kantor pusat lembaga keuangan internasional tersebut di Washington DC, Selasa pagi.
 
"Saya ingin berterima kasih kepada Dewan Direksi dan Gubernur karena telah memilih saya," katanya kepada wartawan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Malpass, mantan wakil menteri urusan internasional di Departemen Keuangan AS, dipilih oleh Presiden AS Donald Trump pada awal Februari sebagai kandidat AS untuk jabatan itu, menyusul pengunduran diri mendadak mantan kepala Bank Dunia Jim Yong Kim.
 
Malpass, 63, telah mendapatkan persetujuan dari dewan Bank Dunia setelah kampanye tanpa kompetisi. Kelompok Bank Dunia mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Jumat bahwa ia terpilih sebagai presiden untuk masa jabatan lima tahun yang dimulai pada 9 April 2019.
 
"Ada misi yang jelas untuk Bank Dunia yakni pengentasan kemiskinan dan kemakmuran bersama. Tujuan ini sangat mendesak, dan saya pikir kita perlu fokus yang jelas untuk mencapai hasil," katanya.
 
Malpass juga menyoroti tantangan seperti perubahan iklim, peran perempuan dalam pertumbuhan ekonomi, dan perlunya pertumbuhan yang lebih kuat. "Bank memiliki sumber daya, memiliki staf, memiliki kemampuan untuk benar-benar memiliki dampak," jelas dia.
 
Calon yang dipilih oleh Amerika Serikat, pemegang saham terbesar Bank Dunia dengan 16 persen dari kekuatan suaranya, semuanya berakhir dengan menduduki jabatan kepemimpinan sejak lembaga itu didirikan pada 1944.
 
Malpass, yang pernah mengkritik Bank Dunia, telah menyuarakan keprihatinan dalam komunitas pembangunan internasional atas keraguannya tentang peran bank dan multilateralisme.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif