Minyak Mentah Amerika Serikat Bergerak Datar

Angga Bratadharma 17 November 2018 09:03 WIB
minyak mentah
Minyak Mentah Amerika Serikat Bergerak Datar
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Harga minyak Amerika Serikat (AS) ditutup datar pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Sedangkan harga minyak sebelumnya terus naik usai rencana Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya melakukan pemangkasan produksi minyak guna menjaga kelebihan pasokan.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 17 November 2018, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember ditutup datar dan menetap di USD56,46 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari naik USD0,14 menjadi ditutup pada USD66,76 per barel di London ICE Futures Exchange.

OPEC dijadwalkan mengadakan pertemuan rutin pada 6 Desember di Wina, dan analis pasar memperkirakan pengumuman pemotongan produksi OPEC pada pertemuan tersebut untuk mengurangi kelebihan pasokan minyak mentah di pasar.

Selain itu, Amerika Serikat mendaftarkan 888 rig pengeboran minyak aktif dalam minggu ini, dua lagi dari itu pada bulan sebelumnya, menurut data yang dikeluarkan oleh perusahaan jasa minyak Baker Hughes. Amerika Serikat berharap harga minyak tidak naik terlalu tinggi.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 123,95 poin atau 0,49 persen menjadi 25.413,22. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 6,07 poin atau 0,22 persen menjadi 2,736.27. Indeks Nasdaq Composite turun 11,16 poin atau 0,15 persen menjadi 7.247,87.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 berhasil membalikkan kerugian awal. Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi, dengan real estate dan utilitas masing-masing naik 1,36 persen dan 1,31 persen, memimpin kenaikan. Saham Nvidia jatuh 18,76 persen dan ditutup di USD164,43 setelah laba dan prospek produsen cip jatuh jauh dari perkiraan Wall Street.

Saham produsen cip Amerika Serikat (AS) lainnya juga terlihat menurun. Advanced Micro Devices dan Micron Technology, misalnya, masing-masing menurun sekitar 3,9 persen dan 1,2 persen. Adapun penurunan saham pembuat cip menyeret turun sektor teknologi.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id