Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Bursa Asia Terseret Wall Street

Ekonomi bursa saham asia
20 November 2018 11:12
Hong Kong: Saham-saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Selasa pagi, dengan indeks acuan Hang Seng (HSI) turun 328,49 poin atau 1,25 persen, menjadi 26.043,51 poin.
 
Mengutip Antara, Selasa, 20 November 2018, saham-saham Tiongkok dibuka lebih rendah dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,71 persen menjadi 2.684,29 poin. Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok dibuka melemah 0,96 persen menjadi diperdagangkan pada 8.031,36 poin.
 
Sementara itu, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, berkurang 0,73 persen menjadi 1.384,18 poin.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks ChiNext, bersama dengan Indeks Komponen Shenzhen dan Indeks Papan Usaha Kecil Menengah (UKM) Shenzhen, adalah indeks utama yang mencerminkan kinerja saham yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.
 
Selain itu bursa saham Seoul dibuka lebih rendah pada perdagangan Selasa pagi, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) merosot 19,59 poin atau 0,93 persen, menjadi 2.080,97 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.
 
Namun mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.127,7 won terhadap dolar AS, naik 1,0 won dari penutupan hari sebelumnya.
 
Kemudian bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah karena sentimen investor terpuruk oleh penurunan di Wall Street semalam (Senin) yang membuat Indeks Komposit Nasdaq jatuh tiga persen.
 
Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo kehilangan 217,22 poin atau 1,00 persen, dibandingkan dengan tingkat penutupan Senin, menjadi 2.603,94 poin.
 
Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo turun 14,95 poin atau 0,91 persen, menjadi diperdagangkan di 1.622,66 poin.
 
Menyusul penangkapan pimpinan Nissan Motor Carlos Ghosn sehari sebelumnya karena diduga salah melaporkan gajinya sebesar lima miliar yen (USD44 juta), saham pembuat mobil itu secara singkat jatuh ke level terendah sepanjang tahun ini, lebih dari enam persen.
 
Saham-saham produk minyak dan batu bara, pertambangan, dan aneka produk paling banyak mencatat penurunan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.
 
Selanjutnya pasar saham Australia dibuka lebih rendah dengan kerugian di seluruh papan kecuali untuk sektor material yang mencatat keuntungan moderat.
 
Pada pukul 09.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 21,90 poin atau 0,38 persen menjadi diperdagangkan di 5.671,80 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 24,50 poin atau 0,38 persen pada 5.671,80 poin.
 
Saham-saham teknologi informasi turun paling banyak, jatuh sekitar 2,00 persen, diikuti oleh sektor perawatan kesehatan, sementara perusahaan energi dan keuangan juga sangat membebani indeks.
 
Adapun saham-saham teknologi Aussie mengikuti mitra global mereka, karena kekhawatiran untuk permintaan iPhone Apple mendorong penurunan dalam sektor teknologi. Sementara itu, saham-saham material menguat meski harga komoditas bervariasi.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif