Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Indeks Saham Inggris Ditutup Menguat Tipis

Ekonomi bursa saham ekonomi inggris
Antara • 19 November 2019 09:45
London: Saham-saham Inggris ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik tipis sebanyak 0,07 persen atau 4,76 poin, menjadi 7.307,70 poin.
 
Mengutip Antara, Selasa, 19 November 2019, NMC Health, perusahaan penyedia layanan kesehatan swasta, melonjak 5,74 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan. Diikuti saham perusahaan manajer investasi M&G serta perusahaan rantai supermarket di Inggris J Sainsbury, yang masing-masing meningkat 3,27 persen dan 2,34 persen.
 
Sementara itu, Aviva, sebuah perusahaan asuransi multinasional Inggris, mengalami kerugian terbesar di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,58 persen. Disusul oleh saham Burberry Group, sebuah perusahaan fashion mewah Inggris, yang merosot 3,21 persen, serta perusahaan ilmu pengetahuan dan kimia global Johnson Matthey turun 2,19 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), setelah perdagangan yang fluktuatif karena Wall Street menunggu lebih banyak pembaruan mengenai perdagangan global. Adapun negosiasi dagang AS dan Tiongkok kembali bermasalah dan lagi-lagi memicu kekhawatiran di pasar saham.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 31,33 poin atau 0,11 persen menjadi 28.036,22. Sedangkan S&P 500 naik 1,57 poin atau 0,05 persen menjadi 3.122,03. Sementara indeks Komposit Nasdaq naik 9,11 poin atau 0,11 persen menjadi 8.549,94.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan konsumen dan real estat masing-masing naik 0,54 persen dan 0,5 persen, memimpin para pemenang. Sektor energi ditutup turun sebanyak 1,33 persen, di antara kelompok dengan kinerja terburuk.
 
Adapun ukuran bulanan kepercayaan homebuilder AS tergelincir sedikit bulan ini. Kepercayaan pembangun di pasar untuk rumah keluarga tunggal yang baru dibangun turun satu poin menjadi 70 pada November, menurut Asosiasi Pasar Pembangun Rumah/Wells Fargo Housing Index (HMI) terbaru.
 
Sementara itu, negosiasi perdagangan berisiko tinggi antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok kembali mengalami masalah ketika kedua negara berusaha untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan terbatas. Tidak dipungkiri, kondisi tersebut bakal menghilangkan angin segar di pasar keuangan dan pasar saham yang kini perlahan mulai membaik.
 
"AS berusaha untuk mengamankan konsesi yang lebih kuat dari Tiongkok untuk mengatur perlindungan kekayaan intelektual dan guna menghentikan praktik transfer teknologi paksa sebagai imbalan untuk menarik kembali beberapa tarif," mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif