Ilustrasi. Boris Roessler/AFP
Ilustrasi. Boris Roessler/AFP

Kemilau Emas Dunia Berkurang

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Antara • 02 November 2019 08:11
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terjadi karena daya tarik safe haven emas tertekan oleh data ekonomi Amerika Serikat yang positif.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 2 November 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun sebanyak USD3,4 atau 0,22 persen menjadi ditutup pada USD1.511,4 per ons atau masih bertahan di atas level psikologis USD1.500.
 
Pengusaha-pengusaha Amerika Serikat menambahkan 128.000 lapangan pekerjaan pada Oktober, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan. Angka tersebut melampaui perkiraan para ekonom sebanyak 75.000 pekerjaan yang disurvei oleh MarketWatch.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tingkat pengangguran naik tipis 0,1 poin menjadi 3,6 persen, setelah mencapai 3,5 persen pada September, terendah sejak Desember 1969, menurut laporan itu. Data ketenagakerjaan AS yang optimistis adalah negatif untuk emas yang telah diuntungkan karena prospek ekonomi yang melemah.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 1,5 sen atau 0,08 persen menjadi ditutup pada USD18,052 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari naik sebanyak USD20,3 atau 2,17 persen menjadi menetap pada USD954 per ons.
 
Sehari sebelumnya, emas berjangka bangkit kembali menjadi di atas level USD1.500 pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena pelemahan di pasar saham Amerika Serikat dan pelemahan dolar AS mendorong permintaan para pedagang terhadap logam mulia.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), didorong oleh data pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan. Meski demikian, perang dagang yang berkecamuk antara Washington dan Beijing terus memberikan beban tersendiri terhadap pergerakan pasar saham.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak sebanyak 301,13 poin atau 1,11 persen menjadi 27.347,36. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 29,35 poin atau 0,97 persen menjadi 3.066,91. Sementara indeks Komposit Nasdaq naik 94,04 poin, atau 1,13 persen, menjadi 8.386,40.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor S&P 500 utama naik, dengan energi dan industri masing-masing naik sebanyak 2,51 persen dan 2,21 persen, memimpin para pemenang. Namun, sektor real estat dan utilitas mengalami kesulitan untuk berada di zona hijau.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif