Kemungkinan Sanksi terhadap Iran Buat Harga Minyak Perkasa
Ilustrasi (FREDERIC J. BROWN/AFP)
New York: Harga minyak dunia menetap lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan itu terjadi di tengah ekspektasi kemungkinan sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

Mengutip Antara, Jumat, 27 April 2018, patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, naik USD0,14 menjadi menetap di USD68,19 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara Brent untuk pengiriman Juni, bertambah USD0,74 menjadi ditutup pada USD74,74 per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak naik karena meningkatnya kekhawatiran atas pengembalian sanksi Amerika Serikat terhadap Iran, produsen terbesar ketiga di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC). Tentu diharapkan kondisi ini tidak menaikkan tensi geopolitik.



Sentimen pada Kamis 26 April menandai pergeseran dari awal pekan ini, ketika harga minyak jatuh setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa Amerika Serikat dan Prancis hampir mencapai kesepakatan untuk mempertahankan kesepakatan nuklir Iran.

Amerika Serikat memiliki waktu sampai 12 Mei untuk memutuskan apakah akan menghentikan perjanjian nuklir dengan Iran dan menerapkan kembali sanksi terhadapnya. Beberapa analis memperkirakan harga minyak akan terus rebound karena periode kelebihan pasokan yang dimulai pada 2014, kini telah berakhir akibat gangguan pasokan dan juga permintaan yang kuat.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id