Proteksionisme Merusak Perdagangan Dunia

Angga Bratadharma 13 Juni 2018 11:32 WIB
ekonomi duniaPerang dagang
Proteksionisme Merusak Perdagangan Dunia
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
San Francisco: Kebijakan proteksionisme kembali ditegaskan dapat merusak sistem perdagangan bebas dan bertentangan dengan kemajuan globalisasi. Adapun negara-negara di dunia harus bersama-sama mendukung pertumbuhan perdagangan bebas yang sesuai aturan dan saling menguntungkan.

"Globalisasi dan perdagangan bebas telah menghasilkan era pertumbuhan ekonomi dunia yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Direktur Eksekutif Port of Oakland Chris Lytle, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu, 13 Juni 2018, seraya menambahkan bahwa perdagangan bebas adalah tulang punggung pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia.

Dia membuat pernyataan tersebut ketika melakukan audiensi dengan 5.000 lulusan Central Washington University di Kent di negara bagian Washington selama akhir pekan, menurut siaran pers yang diposting di situs Port of Oakland. Dirinya mendesak para lulusan untuk merangkul globalisasi karena globalisasi adalah kisah abad ke-21.



Chris Lytle meminta para lulusan untuk mencari peluang di seluruh dunia saat mereka memulai karir dan untuk membantu memerangi penyebaran langkah-langkah proteksionisme yang dapat membahayakan masa depan mereka. Tentu ada harapan agar aksi proteksionisme dapat dihentikan guna kepentingan bersama.

"Jangan melepaskan diri dari dunia dan jangan menjadi bagian dari kondisi terburu-buru yang tidak logis untuk menggambar sebuah tirai dan mematikan lampu," tuturnya, seraya menambahkan bahwa perdagangan bebas dan ekonomi dunia adalah sesuatu hal yang tidak bisa dipisahkan.

Port of Oakland mengawasi pelabuhan Oakland, bandara internasional Oakland, dan 20 mil dari pantai. Pelabuhannya berfungsi sebagai satu gerbang laut utama untuk pengiriman kargo kemas internasional di Teluk San Francisco.

 



(ABD)