Pelemahan Ringgit Malaysia Topang Harga CPO
Ilustrasi. (FOTO: Malaysia Online)
Jakarta: Transaksi perdagangan crude palm oil (CPO) pada Rabu, 2 Mei 2018 ditutup di harga 2.363 ringgit Malaysia, dengan histori pada hari perdagangan kemarin harga rendah (low) di 2.359 ringgit Malaysia, harga tinggi (high) di 2.382 ringgit Malaysia.

CPO masih ditopang oleh pelemahan mata uang Ringgit Malaysia sampai dengan berakhirnya sesi perdagangan di Rabu kemarin. Perdagangan CPO akan menjadikan komoditas tersebut menjadi "lebih murah" bagi pemegang mata uang asing, dan hal ini pun secara langsung memberikan dukungan untuk terjadinya demand di bursa.

"Sama halnya seperti mata uang rupiah, ringgit Malaysia terdepresiasi terhadap dolar Amerika di mana pada Rabu kemarin berada menjadi lebih rendah di kisaran terendahnya sejak 14 Februari 2018 dan terakhir turun 0,3 persen di 3,9330 ringgit Malaysia," tutur analis Monex Investindo Futures Arie Nurhadi, dalam analisanya, Kamis, 3 Mei 2018.

Sementara berita CPO dari dalam negeri bahwa Indonesia menghasilkan 3,34 juta ton pada Maret, turun dari 3,49 juta ton dibandingkan pada bulan sebelumnya. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) melaporkan bahwa Indonesia mengekspor 2,3 juta ton CPO pada periode Februari, sementara data untuk periode Maret belum tersedia.

Perdagangan Kamis, 3 Mei 2018, saat tulisan ini disusun, pergerakan harga CPO sedang berada pada level 2.365 ringgit Malaysia. Dengan perdagangan hari ini dibuka pada harga 2.372 ringgit Malaysia, harga tinggi tercatat berada di 2.375 ringgit Malaysia, dan harga rendah di 2.364 ringgit Malaysia.

Potensi penguatan perlu konfirmasi penembusan harga pada level resistance di kisaran:
- 2.428 ringgit Malaysia (resistance 3).
- 2.410 ringgit Malaysia (resistance 2).
- 2.399 ringgit Malaysia (resistance 1).

Potensi pelemahan yang dapat terjadi dengan acuan support di kisaran harga:
- 2.365 ringgit Malaysia (support 1).
- 2.349 ringgit Malaysia (support 2).
- 2.222 ringgit Malaysia (support 3).



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id