Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Tumbuh Melambat, Pendapatan Fiskal Tiongkok Naik ke USD2,7 Triliun

Ekonomi ekonomi china
Ade Hapsari Lestarini • 11 Februari 2020 08:34
Beijing: Pendapatan fiskal Tiongkok naik 3,8 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 19,04 triliun yuan (sekitar USD2,72 triliun) pada 2019.
 
Melansir Xinhua, Selasa, 11 Februari 2020, data resmi menunjukkan Pemerintah Pusat mengumpulkan 8,93 triliun yuan dalam pendapatan fiskal, naik 4,5 persen secara yoy.
 
Sementara pemerintah daerah melihat pendapatan fiskal meningkat 3,2 persen menjadi 10,11 triliun yuan tahun lalu, menurut data yang dirilis oleh Kementerian Keuangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ekspansi pendapatan fiskal Tiongkok tercatat melambat pada 2019 dengan penurunan tajam dalam pertumbuhan penerimaan pajak di tengah pemotongan pajak dan biaya besar-besaran negara itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Sementara itu laju pertumbuhan jatuh dari sebelumnya yang naik 6,2 persen di 2018.
 
Kementerian keuangan mengaitkan perlambatan tersebut dengan kebijakan negara itu untuk memotong pajak dan biaya, yang akan mencapai 2,3 triliun yuan pada 2019 dan menguntungkan industri manufaktur dan usaha kecil pada khususnya.
 
Pendapatan pajak negara itu mencapai 15,8 triliun yuan tahun lalu atau naik satu persen dari 2018. Itu dibandingkan dengan kenaikan 8,3 persen yang tercatat pada 2018. Pendapatan dari pajak pertambahan nilai, sumber pendapatan fiskal terbesar di negara itu, naik 1,3 persen YoY pada 2019, turun tajam dari kenaikan 9,1 persen pada 2018.
 
Rincian menunjukkan pemerintah pusat mengumpulkan 8,93 triliun yuan dalam pendapatan fiskal, naik 4,5 persen YoY, sementara pemerintah daerah melihat pendapatan fiskal meningkat 3,2 persen menjadi 10,11 triliun yuan tahun lalu.
 
Kementerian mengatakan negara itu akan terus mengonsolidasikan dan memperluas pengaruh kebijakan pengurangan pajak dan biaya pada 2020, terutama untuk membantu mengurangi dampak dari wabah virus korona baru pada ekonominya.
 
Data tersebut juga menunjukkan pengeluaran fiskal negara itu pada 2019 naik 8,1 persen menjadi 23,89 triliun yuan, karena negara itu meningkatkan input dalam pengentasan kemiskinan, inovasi teknologi, perlindungan lingkungan, serta sektor pertanian.

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif