Ilustrasi (AFP Photo/David McNew)
Ilustrasi (AFP Photo/David McNew)

Kekhawatiran Perdagangan AS-Tiongkok Picu Harga Minyak Ambruk

Ekonomi minyak mentah
18 Januari 2019 08:02
New York: Harga minyak dunia turun lagi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), memperpanjang pelemahan baru-baru ini di tengah kekhawatiran melonjaknya produksi minyak Amerika Serikat (AS) dan permintaan global yang menurun, terutama mengingat sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan Tiongkok.
 
Mengutip Antara, Jumat, 18 Januari 2019, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, turun USD0,24 menjadi menetap pada USD52,07 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret, turun USD0,14 menjadi ditutup pada USD61,18 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dalam laporan pasar bulanannya, memangkas proyeksi rata-rata permintaan minyak mentah pada 2019 menjadi 30,83 juta barel per hari, turun 910 ribu barel per hari dari rata-rata 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


OPEC mengatakan produksinya turun 751 ribu barel per hari pada Desember, menunjukkan sedang dalam perjalanan untuk memenuhi persyaratan kesepakatan pemotongan produksi di antara negara-negara anggota OPEC dan produsen lain, termasuk Rusia.
 
Meskipun eksportir OPEC dan sekutunya memangkas produksi, produksi AS telah melonjak mendekati 12 juta barel per hari pada minggu terakhir, serta beberapa pedagang dan investor khawatir bahwa pertumbuhan pasokan global tahun ini akan melebihi permintaan.
 
"Itu akan membebani pasar setidaknya sampai kita mendapatkan beberapa informasi baru, termasuk dari OPEC," kata Wakil Presiden Senior INTL Hencorp Futures Thomas Saal, di Miami.
 
Namun, kata Saal, investor sudah memperkirakan peningkatan produksi AS dan memperhitungkannya ke dalam pasar. "Jadi itu sebabnya harga turun sedikit dan tidak turun banyak," tuturnya.
 
Data Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan produksi AS telah naik sebesar 2,4 juta barel per hari sejak Januari 2018 serta stok minyak mentah dan produk-produk olahan meningkat tajam, Menanggapi penurunan harga di paruh kedua tahun lalu, OPEC dan non-anggota berencana untuk memangkas produksi secara bersama sebesar 1,2 juta barel per hari tahun ini.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif