Perang Dagang AS-Tiongkok Negatif untuk Investor dan Konsumen

Angga Bratadharma 14 November 2018 13:02 WIB
ekonomi amerikaekonomi chinationgkokas-tiongkokPerang dagang
Perang Dagang AS-Tiongkok Negatif untuk Investor dan Konsumen
Ilustrasi (MI/RAMDANI)
New York: Pertengkaran perdagangan antara Amerika Serikat (AS), Tiongkok, dan negara lainnya telah menimbulkan dampak yang buruk terhadap keputusan bisnis dan menyerahkan biaya lebih kepada investor dan konsumen sebagai hasilnya. Tentu kondisi ini diharapkan tidak berlarut-larut dan segera ada kata sepakat demi kepentingan bersama.

"Apa yang saya dengar adalah bisnis mengatakan mereka memiliki dampak terhadap keputusan yang mereka buat. Mereka tidak melakukan keputusan untuk berinvestasi karena mereka takut adanya turbulensi yang terlalu tinggi," kata Direktur Eksekutif Pusat Perdagangan Internasional Arancha Gonzalez, seperti dilansir CNBC, Rabu, 14 November 2018.

Bahkan, lanjutnya, beberapa usaha kecil harus menyerap biaya lebih yang artinya berpengaruh terhadap pembentukan laba. Hal itu karena usaha kecil sulit menyampaikan kondisi tersebut kepada konsumen. Namun, ada beberapa perusahaan yang menyerahkan biaya kepada konsumen karena tidak ada cara lain menyikapi kondisi itu.

"Jadi yang saya tahu adalah ini negatif, negatif, dan negatif. Negatif untuk bisnis, negatif untuk investor, dan negatif untuk konsumen. Dan jika ada masalah tentang keadilan dalam perdagangan internasional, kami belum menyelesaikannya," tegasnya.

Administrasi Trump telah terlibat dalam perang antara kata-kata dan tindakan dengan Tiongkok, Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa selama beberapa bulan terakhir, di mana satu sama lain saling terus mengancam dan memberlakukan tarif perdagangan atas dasar bahwa pengaturan perdagangan yang ada menempatkan AS pada pijakan yang tidak setara.

Amerika Serikat berhasil mengamankan kesepakatan dengan Meksiko dan Kanada untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) setelah pembicaraan yang cukup panjang. Namun, Washington belum menyelesaikan pertempuran terpisah dengan Beijing dan Brussels.

Pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), dilaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana untuk bertemu dengan tim dagangnya guna membahas rancangan laporan tentang tarif untuk mobil Eropa. Presiden Trump sebelumnya mengatakan dia berpikir Uni Eropa hampir sama buruknya dengan Tiongkok, hanya skalanya lebih kecil.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id