Yuan Menguat jadi 6,9391 terhadap USD
Ilustrasi (AFP Photo/Frederic J Brown)
Beijing: Kurs tengah nilai tukar mata uang Tiongkok renminbi atau yuan menguat sebanyak 58 basis poin menjadi 6,9391 terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Kamis, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China. Sejauh ini, perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok masih terus terjadi.

Mengutip Antara, Kamis, 22 November 2018, di pasar spot valuta asing Tiongkok, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan. Kurs tengah yuan terhadap USD didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antar bank, setiap hari kerja.

Di sisi lain, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,13 persen menjadi 96,7119 di akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1388 dari USD1,1367 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2780 dari USD1,2784 di sesi sebelumnya.

Sedangkan dolar Australia naik menjadi USD0,7264 dibandingkan dengan USD0,7218. USD dibeli 113,07 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 112,72 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD turun menjadi 0,9944 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9949 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3254 dolar Kanada dari 1,3314 dolar Kanada.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,95 poin atau kurang dari 0,01 persen, menjadi berakhir 24.464,69 poin. Indeks S&P 500 naik 8,04 poin atau 0,30 persen menjadi ditutup pada 2.649,93 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 63,43 poin atau 0,92 persen, menjadi 6.972,25 poin.

Sebagian besar anggota FAANG melihat harga saham mereka naik pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan Facebook, Apple, Amazone, Netflik dan Google (atau Alphabet induk usaha Google), semuanya mencatat kenaikan lebih dari satu persen.

Nama-nama besar teknologi telah mengalami tekanan akhir-akhir ini. Sampai penutupan Selasa 20 November, mereka semua turun lebih dari 20 persen dari tertinggi 52-minggu mereka, secara resmi berasa di pasar lesu. Penurunan tajam juga menyeret indeks utama. Indeks Dow dan S&P 500 menghapus keuntungan untuk tahun ini, sementara Nasdaq jatuh.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id