Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) saat bersama Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dan Managing Director IMF Christine Lagarde. (FOTO: AFP)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) saat bersama Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dan Managing Director IMF Christine Lagarde. (FOTO: AFP)

Bos IMF Apresiasi Kinerja Presiden Bank Dunia

Ekonomi bank dunia imf
Ade Hapsari Lestarini • 08 Januari 2019 16:35
Jakarta: Managing Director IMF Christine Lagarde mengapresiasi kinerja Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim. Hal ini menyusul mundurnya Kim dari jabatannya tersebut.

Dalam akun media sosialnya di Twitter, Lagarde menyebut Kim adalah seorang kolega yang hebat. IMF bersama Bank Dunia telah bekerja secara efektif dalam menghadapi berbagai isu ekonomi global.

"Jim adalah teman. Saya akan merindukan kolaborasi kita dan saya berharap kesuksesannya di masa depan," tutur Lagarde dalam cuitannya, seperti dikutip Medcom.id, Selasa, 8 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Kim melepas jabatannya yang belum berakhir karena akan bergabung dengan perusahaan swasta yang bergerak di bidang infrastruktur. Keputusannya tersebut disebut Menteri Keuangan Sri Mulyani sesuai dengan yang dibayangkannya.  
Wanita yang kerap disapa Ani ini menuturkan kepindahan Kim ke sektor swasta tersebut agar lebih banyak berguna bagi negara-negara berkembang di dunia.

"Saya rasa keputusan Presiden Kim dihormati saja, Indonesia salah satu anggota Bank Dunia tentu mengharapkan lembaga ini dapat dijaga dari sisi visi misi untuk menjaga fungsinya dan terus meningkatkan pemerataan dan kesejahteraan," papar Ani, di Hotel Ritz-Carlton Pasific Place, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

Pengunduran diri Kim dari Bank Dunia tidak terduga, karena ia ditunjuk untuk masa jabatan lima tahun kedua sebagai presiden bank pembangunan multilateral itu pada 2016. Kim pertama kali menjadi Presiden Bank Dunia ke-12 pada 1 Juli 2012. Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia menjabat sebagai Presiden Dartmouth College.

CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva akan berperan sebagai presiden sementara yang efektif mulai 1 Februari 2019.


(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi