Pemulihan Ekonomi Global Diharapkan Bisa Terjadi
Ilustrasi (FOTO: RBS)
Beijing: Optimisme mengenai pemulihan global berbasis luas mendapatkan momentum di Davos, Swiss, di mana para pembuat kebijakan dan ekonom di seluruh dunia berkumpul untuk membahas masa depan bersama di Forum Ekonomi Dunia yang sedang berlangsung. Ada harapan ekonomi dunia bisa lebih baik di masa-masa mendatang, termasuk mitigasi risiko.

Mengutip Xinhua, Rabu, 24 Januari 2018, topik tentang pertumbuhan mau tidak mau mengarah pada diskusi tentang Tiongkok, yang memainkan peran yang semakin penting dalam menetapkan agenda ekonomi dunia sebagai penyumbang utama pemulihan global.

Di Davos, Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan perkiraan pertumbuhan global untuk 2018 dan 2019  menjadi 3,9 persen dalam laporan terbaru World Economic Outlook, dengan perkiraan meningkatnya momentum pertumbuhan global. Tiongkok diperkirakan akan mencatat laju pertumbuhan 6,6 persen di 2018, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya, menurut IMF.

Menurut Pejabat Biro Statistik Nasional (NBS) Wang Jun, data Bank Dunia menunjukkan Tiongkok menyumbang 34 persen terhadap pertumbuhan ekonomi dunia dari 2012 sampai 2016, lebih banyak dari kontribusi gabungan Amerika Serikat, Uni Eropa dan Jepang.

"Tiongkok tetap menjadi 'ballast stone and booster' dari pemulihan ekonomi dunia," kata Wang.

Perekonomian Tiongkok tumbuh 6,9 persen pada tahun lalu, memungut untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun dan jauh di atas target pemerintah sekitar 6,5 persen. Bukan hanya angka pertumbuhan yang lebih baik dari perkiraan, yang memicu optimisme akan pemulihan global.

Tiongkok mempertahankan pertumbuhan menengah-tinggi dengan bantuan konsumsi domestik yang booming, perdagangan yang kuat, dan teknologi baru, yang mendorong permintaan eksternal dan produktivitas tenaga kerja internasional, kata para analis.

"Kisah sukses Tiongkok sangat terkait dengan kekayaan ekonomi dunia," kata Wakil Direktur Pelaksana IMF David Lipton.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id